Anna Fitria
Universitas Bani Saleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BERBASIS MBS Anna Fitria; Maspupah; Isna Muhammad Fathoni; Widiastuti; Lili Triani
JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies Vol. 1 No. 2 (2025): JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/joebas.v1i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang dterapkan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu. Data diperoleh dari berbagai sumber dengan kriteria utama jurnal terakreditasi Sinta 3 yang diterbitkan dalam waktu lima tahun terakhir (2020-2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam kontenks MBS melibatkan beberapa kunci seperti kepemimpinan transformasional, supervisi akademik yang konstruktif sebagai alat pengembangan profesional, penyelenggaraan program pelatihan dan workshop berbasis kebutuhan spesifik sekolah, serta pengembangan budaya kerja yang kolaboratif dan penciptaan lingkungan belajar profesional yang berkelanjutan diantara para pendidik dan tenaga kependiidkan. Implementasi MBS memberikan otonomi signifikan kepada kepala sekolah untuk mengambil keputusan strategis yang sesuai dengan kebutuhan lokal sehingga pengembangan kompetensi dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap tantangan zaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin manajerial dan edukatif sengat krusial dalam menciptakan ekosistem sekolah yang suportif dan kondusif, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mutu pendidikan secara menyeluruh.
Mengukur Dampak Tugas Matematika Kontekstual Berbasis Teori APOS terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Calon Guru Ilham Jaya; Alfiyanti Nurkhasyanah; Anna Fitria; Ismi Salsabila
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan tugas kontekstual berbasis teori APOS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa calon guru. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan model kelompok kontrol non-ekivalen, melibatkan kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis tugas kontekstual dengan pendekatan teori APOS serta kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan komunikasi matematis yang mencakup lima indikator utama, yaitu kemampuan menyatakan ide secara tertulis, menggunakan representasi, menjelaskan prosedur, mengaitkan konsep dengan konteks nyata, serta menyusun argumen matematis. Data dianalisis menggunakan model Rasch, uji normalitas, uji homogenitas, uji-t independen, analisis peningkatan skor, serta pemodelan struktural berbasis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik dengan distribusi tingkat kesulitan butir soal yang seimbang. Temuan utama memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada seluruh indikator kemampuan komunikasi matematis. Selain itu, model struktural mengonfirmasi bahwa teori APOS berkontribusi positif terutama pada aspek menjelaskan prosedur dan penggunaan representasi matematis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan tugas kontekstual berbasis teori APOS efektif dalam memperkuat keterampilan komunikasi matematis mahasiswa calon guru serta memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum pendidikan matematika yang lebih kontekstual dan bermakna.