Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN GURITA (Octopus sp) DENGAN MENGGUNAKAN UMPAN BUATAN YANG BERBEDA (POCONG DAN KEPITING) DI DESA NANGAHALE KABUPATEN SIKKA Yohanes D.B.R. Minggo; Christofel O.Nobel Pale; Nurlaila
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 5 No 2 (2023): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan hasil tangkapan gurita (octopus sp) dengan menggunakan umpan buatan yang berbeda (pocong dan kepiting). Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 01 Juni 2022 sampai 01 Juli 2022 di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode uji coba (experiment) dengan rumus RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari 2 perlakukan (umpan pocong dan umpan kepiting) dan 5 kali ulangan, sedangkan analisis yang digunakan yaitu analisissidik ragam anova. Berdasarkan hasil penelitian jumlah hasil tangkapan dengan menggunkan umpan pocong sebanyak 14 ekor dan umpan kepiting sebanyak 8 ekor, sedangkan hasil perhitungan menggunakan sidik ragam anova diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,025 dan Ftabel 0,05 = 5,32 dan Ftabel 0,01 = 11,26 yang berarti bahwa Fhitung<Ftabel baik pada taraf 0.05 maupun 0.01 sehingga keputusannya adalah terima H0 dan tolak H1 dengan pengertian lain umpan rapala pocong atau umpan kepiting tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan gurita (Octopus sp).
KAJIAN KUALITAS AIR PADA TAMBAK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SISTEM INTENSIF PADA BAK TERPAL DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) TAKALAR, SULAWESI SELATAN Junesti Martaliani Faot; Erfin; Christofel O.Nobel Pale
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air pada kolam budidaya udang sistem intensif pada bak terpal di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 07 Agustus 2023 sampai tanggal 07 Desember 2023 dengan metode Deskriptif Kualitatif menggunakan Metode Survei. Variabel yang diamati adalah Derajat Keasaman, Dissolved Oxygen (DO), Suhu, Salinitas, Alkalinitas, Kandungan Nitrit dan Kandungan Phospat dengan analsis yang digunakan adalah Derajat Keasaman (pH) menggunakan pH meter, Dissolved Oxygen (DO) (mg/l) menggunakan Dissolved Oxygen meter, Suhu (0C) menggunakan termometer, Salinitas (ppt) menggunakan refraktometer, Alkalinitas (ppm) menggunakan spektrofotometri menggunakan Hach Method 10239, Kandungan Nitrit (mg/l) menggunakan metode Griess secara spektrofotometri dan Kandungan Phospat (mg/l) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pengukuran kualitas air pada kolam budidaya dilakukan selama 12 minggu di pagi dan sore hari. Nilai rata-rata pH di pagi hari sebesar 7,8 - 8,5 dan waktu sore hari sebesar 7,8 – 8,5. Nilai rata-rata DO di pagi hari sebesar 4,22 mg/l – 4,93 mg/l dan waktu sore hari sebesar 4,55 mg/l – 5,03 mg/l. Sedangkan Nilai rata-rata suhu di pagi hari berkisar 27,6 0C – 29,1 0C dan waktu sore hari berkisar 29,9 0C – 32,1 0C. Untuk Hasil pengujian sampel air pada laboratorium diperoleh nilai salinitas air berkisar 30 – 50 ppt. Nilai Alkanitas 93,22 - 149,57 ppm. Nitrit >0,0223 mg/l sedangkan nilai Phospat berkisar 0,0580 - 1.8006 mg/l.
KAJIAN MUTU IKAN KERAPUH (EPINEPHELUS SP) YANG AKAN DI LALULINTASKAN DI KANTOR STASIUN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN (SKIPM) KUPANG WILKER MAUMERE KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Ardianus Martin; Christofel O.Nobel Pale; Erfin
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu ikan kerapu (Epinephelus sp) yang akan dilalulintaskan di Kantor Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kupang Wilker Maumere. Penelitian telah dilaksanakan selama 4 bulan dalam proses MBKM terhitung sejak tanggal 7 Agustus s.d 7 Desember 2023. Penilaian mutu ikan kerapu (Epinepheelus sp) dilakukan dengan metode Organoleptik/sensori dengan mengamati kenampakan mata, insang, lendir, bau, tekstur dan daging. Hasil pengamatan organoleptik terhadap 4 sampel ikan kerapu yang akan dilalulintaskan dengan kode sampel 555, 731, 799 dan 831 memiliki nilai rata-rata (7,5), (7,4), (8,0), (7,6) artinya bahwa ke 4 sampel yang telah diuji berdasarkan ketentuan Batas Standar Mutu SNI 2729:2013 dengan nilai minimal 7 dari indek nilai 1 sampai 9 menerangkan bahwake empat sampel memiliki mutu dan kesegaran yang baik sehingga layak untuk dilalulintaskan ke luar daerah.
STUDI PENDAPATAN DAN POLA ADAPTASI NELAYAN GURITA (Octopus) TERHADAP PERUBAHAN CUACA DI DESA HENGA, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Nurlinda; Christofel O.Nobel Pale; Maria Theresia Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui pendapatan nelayan terhadap perubahan cuaca dan bagaimana pola adaptasi yang dilakukan dalam menghadapi perubahan cuaca. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 31 Agustus sampai 10 September 2023 di Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Analisis data yang digunakan yakni menghitung hasil pendapatan nelayan pada musim timur dan musim barat. Total pendapatan pada musim timur sebesar 2.624 Kg atau atau 114,10 Kg per orang pada musim timur dengan total nilai penjualan Rp 118.098.000 (Total Produksi x Harga Jual (Rp 45.000), sedangkan pada musim barat nelayan hanya mampu memproduksi gurita sebesar 1.092 Kg dengan total nilai penjualan Rp 38.220.000 (Total Produksi x Harga jual (Rp 35.000) atau 72,8 kg per orang pada musim barat. Penurunan hasil pendapatan diakibatkan oleh perubahan musim dan cuaca. Perubahan cuaca seperti angin kencang, arus kencang, dan gelombang, pola adaptasi yang dilakukan nelayan pada musim timur yaitu memaksimalkan penangkapan, sedangkan pada musim barat nelayan lebih memilih untuk mencari alternatif penangkapan, memperbaiki alat tangkap, serta mencari pekerja lain untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.