Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KERAGAAN PERIKANAN LAYANG (Decapterus Sp) DI PESISIR UTARA KABUPATEN SIKKA Januarius A. Parera; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba; Yohanes Don Bosco R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 6 No 2 (2024): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sikka merupakan wilayah yang memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, salah satunya adalah sumberdaya ikan layang. Tingkat produksi ikan layang di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan setiap tahun sejak tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan perikanan layang di Pesisir Utara Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Wolomarang selama satu bulan dari Bulan September sampai Oktober 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan alat tangkap ikan layang yang digunakan nelayan di Kelurahan Wolomarang adalah mini purse seine dengan alat bantu berupa derek, lampu, rumpon dan perahu pembakar; Kapasitas kapal didominasi dengan ukuran 6 GT dengan ukuran mesin penggerak 30 – 70 PK (tenaga kuda); Musim penangkapan ikan layang terjadi setiap tahun yaitu awal musim timur hingga akhir musim barat; Daerah penangkapan ikan layang berada di perairan Laut Flores dengan jarak fishing base ke fishing ground terdekat 1-2 mil dan jarak terjauh 12 mil; Lama operasi penangkapan 1-2 jam. Biaya operasional bahan bakar per trip dengan harga Rp 139.000 – 214.000; Biaya makan minum yang dikeluarkan per trip sebesar Rp 100.000, sedangkan biaya pelumas (oli) yang dikeluarkan nelayan bervariasi mulai dari Rp 40.000 sampai dengan Rp 60.000 per liter.