Kualitas air merupakan faktor yang sangat penting dalam budidaya ikan/udang karena akan menentukan hasil budidaya yang diperoleh. Kondisi kualitas air juga berperan dalam menekan terjadinya peningkatan perkembangan bakteri patogen dan parasit di dalam media pemeliharaan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan data parameter fisik (luas, kedalaman), dan kualitas air (salinitas, pH) air, yang dilaksanakan sejak 19 Agustus 2024 - 19 September 2024 di Tambak Perikanan Budidaya Air Payau, Desa Reroroja. Metode pengukuran menggunakan meter, bambu, pH meter, dan water quality tester. Hasil pengukuran luas dan kedalaman air kolam pada tambak perikanan budidaya air payau Ndete Desa Reroroja, kolam A, B, C, D pada saat pasang naik dan surut terdapat selisih kedalaman yaitu ± 3-5 cm. Sedangkan pada luas kolam tambak memiliki luas rata-rata yaitu 162,42 m2.. Faktor penyebab terjadinya perbedaan kedalaman kolam dan luas kolam tambak adalah kondisi geografis dan topografi. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan hasil yang optimal untuk pembudidayaan ikan dan udang, sesuai dengan kisaran nilai yang layak menurut beberapa penelitian terdahulu. Parameter salinitas dengan hasil nilai yang diukur yakni 18-21 ppt sesuai dengan baku mutu / nilai yang dianjurkan 15-40 ppt, dan nilai pH hasil pengukuran yaitu 7,50-7,70 sesuai dengan nilai yang dianjurkan 7,5-8,5. Hal tersebut menunjukkan bahwa parameter kualitas air (salinitas dan pH) kolam pada tambak budidaya perikanan air payau Ndete Desa Reroroja sudah sesuai dengan baku mutu kualitas air untuk pemeliharaan udang dan ikan.