Guido Roberto Jerun Parera
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH DI TEMPAT PELELANGAN IKAN ALOK KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Marianus Ali Putra; Angelinus Vincentius; Guido Roberto Jerun Parera
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas perikanan dan perdagangan hasil perikanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menyebabkan peningkatan jumlah limbah. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini berpotensi merusak ekosistem perairan dan menimbulkan masalah lingkungan yang serius. Pandangan dan partisipasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah berperan besar dalam menentukan sejauh mana mereka terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di area TPI. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2025 sampai 20 Februari 2025, di TPI Alok, Jalan Cakalang, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi masyarakat serta menilai tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah di TPI. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling, menggunakan analisis data statistik deskriptif dan pendekatan skala Likert. Hasil penelitian tentang persepsi masyarakat terhadap pengelolaan limbah, menunjukkan hasil pada kategori setuju dengan total skor sebesar 1.165 atau sekitar 78%. Tingkat partisipasi masyarakat terhadap pengelolan limbah menunjukkan hasil netral dengan total skor sebesar 681 atau sekitar 54%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya pengelolaan limbah, namun strategi yang lebih efektif masih diperlukan untuk meningkatkan partisipasi mereka.
PEMETAAN KERAPATAN EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN KOTA UNENG, KABUPATEN SIKKA MENGGUNAKAN DATA CITRA SENTINEL-2A Guido Roberto Jerun Parera; Erfin; Rahman Yun Amin Wahyu
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberlangsungan kehidupan di wilayah pesisir tergantung pada keberadaan ekosistem mangrove. Hal tersebut dikarenakan fungsi mangrove sebagai penahan erosi pantai, penahan gelombang, penghasil karbon, sebagai habitat bagi biota di wilayah pesisir, serta memperbaiki kualitas air. Penggunaan citra satelit dalam teknologi penginderaan jauh memungkinkan identifikasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan ekosistem mangrove tahun 2025 dengan menggunakan citra Sentinel-2A di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan adalah metode NDVI atau Normalized Difference Vegetation Index. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa total luas mangrove di Kelurahan Kota Uneng mencapai 53,33 Ha. Dalam luasan tersebut, terdapat 33,12 Ha (62,09%) mangrove dengan kerapatan tinggi, 17,82 (33,41%) mangrove dengan kerapatan sedang, dan 2,4 Ha (4,50%) mangrove yang memiliki kondisi kerapatan rendah.