Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparative Analysis of Fatal Construction Accident Types Revealing Safety Performance in the Services Sector Anindya Monika Putri; A. Ferina Herbourina Bonita; Vina Levia Budiman; Andi Rista Irawati Tanrasula; Erniati Bachtiar
Structures, Infrastructure, Planning, Implementation, and Legislation Vol. 1 No. 2 (2025): October, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/sipil.v1i2.317

Abstract

Occupational safety remains a critical challenge in the Indonesian construction sector, contributing to over one-third of all national work-related fatalities. This study performs a rigorous quantitative analysis using a census of 102 official fatal accident records from BPJS Ketenagakerjaan and the Ministry of PUPR (2018–2023).  The findings confirm that Falls from Height are the dominant cause of fatalities (41.2%), followed by material strikes. Statistical modeling (Logistic Regression) identified that short work tenure (< 5 years, OR ≈ 2.5) and safety harness non-compliance (OR ≈ 3.0) are the strongest predictors of this high-risk accident type.  The study indicates a systemic failure in enforcing OHS protocols, particularly concerning work-at-height hazards and Personal Protective Equipment (PPE) compliance. The novelty lies in the systematic use of national fatality census data coupled with risk modeling to empirically validate specific behavioral and demographic factors contributing to the most prevalent fatality type in Indonesia.  This work provides a strong empirical basis for developing evidence-based OHS policies, emphasizing the urgent need for stringent regulatory enforcement and targeted safety training for vulnerable worker groups.
KANDUNGAN FLAVONOID TEPUNG BIJI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA DUCH.) SEBAGAI BAHAN PANGAN FUNGSIONAL Nurul Asifah Hafsiyah; Rifdah Wardani; Anindya Monika Putri
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v6i1.3926

Abstract

Biji labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) merupakan hasil samping pangan lokal yang memiliki kandungan zat gizi dan berbagai senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional. Meskipun demikian, informasi ilmiah mengenai kandungan flavonoid pada tepung biji labu kuning masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan flavonoid tepung biji labu kuning melalui identifikasi secara kualitatif dan penetapan kadar flavonoid total secara kuantitatif. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen laboratorium dengan sampel berupa tepung biji labu kuning. Identifikasi flavonoid dilakukan menggunakan metode mikrokimia, sedangkan kadar flavonoid total ditentukan menggunakan metode kolorimetri aluminium klorida (AlCl₃) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Visible. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tepung biji labu kuning memberikan respons positif terhadap uji flavonoid. Analisis kuantitatif menunjukkan kadar flavonoid total rata-rata sebesar 1,968%. Temuan ini menunjukkan bahwa tepung biji labu kuning memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pangan fungsional karena kandungan flavonoidnya yang berpotensi memberikan aktivitas antioksidan.