Jurnal Gizi dan Kesehatan
Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Gizi dan Kesehatan

KANDUNGAN FLAVONOID TEPUNG BIJI LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA DUCH.) SEBAGAI BAHAN PANGAN FUNGSIONAL

Nurul Asifah Hafsiyah (Universitas Mulawarman)
Rifdah Wardani (Universitas Mulawarman)
Anindya Monika Putri (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Biji labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) merupakan hasil samping pangan lokal yang memiliki kandungan zat gizi dan berbagai senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional. Meskipun demikian, informasi ilmiah mengenai kandungan flavonoid pada tepung biji labu kuning masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan flavonoid tepung biji labu kuning melalui identifikasi secara kualitatif dan penetapan kadar flavonoid total secara kuantitatif. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen laboratorium dengan sampel berupa tepung biji labu kuning. Identifikasi flavonoid dilakukan menggunakan metode mikrokimia, sedangkan kadar flavonoid total ditentukan menggunakan metode kolorimetri aluminium klorida (AlCl₃) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Visible. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tepung biji labu kuning memberikan respons positif terhadap uji flavonoid. Analisis kuantitatif menunjukkan kadar flavonoid total rata-rata sebesar 1,968%. Temuan ini menunjukkan bahwa tepung biji labu kuning memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pangan fungsional karena kandungan flavonoidnya yang berpotensi memberikan aktivitas antioksidan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jgk

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

nutrition and health, related to clinical nutrition, community nutrition, and food service (Nutritional Institutions and Food ...