Dian Shofia Reny Setyanti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between the Anxiety Level of Primiparous Mothers Who Are Not Accompanied by Their Husbands and the Duration of Labor Dian Shofia Reny Setyanti; Nurhayani Nurhayani
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 3 (2025): November : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i3.6221

Abstract

In Indonesia, the main causes of maternal mortality are sepsis, abortion problems, prolonged labor, eclampsia, and hemorrhage. These causes of death have varying contributions, with sepsis (10%), hemorrhage (28%), which is often unpredictable and occurs suddenly, and prolonged labor (9%) contributing each. Psychological illness in pregnant women during pregnancy, environmental factors that trigger labor, and the high maternal mortality rate in Indonesia are contributing factors. This is undeniably due to the lack of support from various parties during pregnancy and childbirth, especially in the role of the family who inspires motivation during the labor process. It is very important to help mothers relax mentally. The purpose of this study was to investigate the correlation between the duration of labor and the level of anxiety experienced by first-time mothers who are not supported by their partners. A cross-sectional methodology was used in this study. A direct random sampling approach was used for sample collection. The relationship between the duration of labor and the level of anxiety was analyzed using the Spearman rank formula, which uses an ordinal scale for anxiety. The results of this study revealed a strong correlation between the level of anxiety experienced by first-time pregnant women who were not accompanied by their partners and the length of the labor process {Spearman rank: 0.515, p value: 0.004, OR: 4.867 (95% CI: 4.74-5.00)}.
Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Prenatal Yoga Menuju Kehamilan Sehat, Bugar Dan Persalinan Nyaman Sri Hadi Sulistiyaningsih; Dian Shofia Reny Setyanti; Elsa Verina Saraswati; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i01.55

Abstract

Kelompok Kerja Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Tondomulyo Jakenan Kabupaten Pati merupakan Kelompok kerja yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan Posyandu. Sampai saat ini Kelompok Kerja Posyandu di Desa Tondomulyo berperan aktif dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan anak seperti pendataan ibu hamil, bayi dan balita. Terdapat permasalahan sekitar 90% ibu hamil mengalami keluhan pada kehamilannya seperti mual muntah, nyeri punggung, sulit tidur, sering buang air kecil, kram pada kaki, sesak nafas, dll. Hal yang dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi keluhan yang dialami dengan datang ke bidan atau puskesmas untuk mendapatkan obat agar keluhan yang dirasakan berkurang. Ibu hamil belum pernah diajarkan prenatal yoga untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dialami dalam kegiatan kelas ibu hamil sebagai bentuk pemberdayaan ibu hamil dalam mengatasi ketidaknyamanan yang dialami serta belum ada tenaga terlatih bersertifikat prenatal yoga yang dapat memberikan pelayanan komplementer yoga pada ibu hamil. Tujuan program kemitraan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan kompetensi mitra dalam pelayanan komplementer prenatal yoga sehingga mampu mengajarkan kepada ibu hamil dan perberdayaan ibu hamil melakukan prenatal yoga. Adapun metode tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi 1) Sosialisasi : conditioning teknis pelaksanaan kegiatan, 2) Pelatihan : Peningkatan kompetensi mitra tentang prenatal yoga, 3) Penerapan teknologi : adanya vidio tutorial dan buku saku prenatal yoga yang dapat dimanfaatkan oleh mitra dan ibu hamil, 4) Pendampingan dan evaluasi : pendampingan mitra dalam menerapkan prenatal yoga kepada ibu hamil, 5) Keberlanjutan program : penerapan prenatal yoga dalam kegiatan kelas ibu hamil dan pengenalan terapi komplementer yang lain sebagai upaya dalam mengatasi keluhan ibu hamil. Adapun target luaran pengabdian ini adalah peningkatan level keberdayaan mitra, publikasi jurnal pengabdian masyarakat, publikasi media massa, video kegiatan yang diunggah pada kanal youtube, poster dan buku saku.