Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Overview of Pregnant Women's Knowledge About Maryam Exercises to Reduce Anxiety at the Watu Public Health Center, Barru District Mughni Wahdaniyah S; Hartati S; Syahridayanti Syahridayanti; St. Aminah Ali
International Journal Of Health Science Vol. 6 No. 1 (2026): March: International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v6i1.6823

Abstract

Maryam Exercises are a prenatal exercise method that combines movements from prayer with basic prenatal exercise techniques. These exercises aim to improve the physical, psychological, emotional, and spiritual well-being of pregnant women. Anxiety during pregnancy is common due to the long duration of pregnancy and the uncertainty of childbirth. This anxiety is often intensified by negative expectations about pregnancy and delivery, especially among primigravida women who lack maternal experience.A preliminary interview with midwives at the Watu Sub-Health Center (Pustu), Barru Regency, on June 25, 2025, revealed that 126 pregnant women had attended antenatal care since January. Midwives reported frequent complaints such as nausea, vomiting, sleep disturbances, and anxiety, with higher levels among primigravida women. These findings emphasize the need for interventions to help reduce maternal anxiety and prepare women for childbirth.This study aimed to examine pregnant women’s knowledge of Maryam Exercises as a non-pharmacological approach to reducing anxiety during pregnancy. A quantitative descriptive design was used with 30 respondents selected through quota sampling based on gestational age, pregnancy status, and frequency of antenatal visits. Data collection employed a structured questionnaire.The results showed that half of the respondents (50%, n=15) demonstrated an adequate level of knowledge about Maryam Exercises, while others showed lower or higher levels. These findings highlight the importance of expanding health education about Maryam Exercises as a strategy to reduce maternal anxiety. Integrating regular counseling and education into antenatal visits is recommended to strengthen maternal knowledge, encourage relaxation, and support physical and mental readiness for pregnancy and childbirth.
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI TEH BERLEBIHAN TERHADAP RESIKO ANEMIA PADA IBU HAMIL Ricda Nurhikmayanti Hamzah; Mughni Wahdaniyah S; Andi Kartikasari Sukma Praja; Desi Eka Pratiwi; Riza Auliah; Surianti Surianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.56186

Abstract

Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu maupun janin. Bagi ibu dapat menyebabkan abortus, persalinan prematur, ketuban pecah dini, mudah terjadi infeksi, perdarahan, sedangkan pada janin yang dikandung dapat menyebabkan gangguan nutrisi dan oksigenasi utero plasenta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea pada tanggal 2 desember 2025 dengan sasaran ibu hamil dan pasangan usia subur yang sedang mempersiapkan kehamilan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 10 ibu hamil sebanyak 7 orang (70%) memiliki pengetahuan kurang tentang konsumsi teh berlebihan setelah makan dengan resiko Anemia, 2 orang (20%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, di mana 9 orang (90%) memiliki pengetahuan baik dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan cukup, serta tidak ditemukan lagi ibu hamil dengan tingkat pengetahuan kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan jumlah ibu yang mengalami Anemia selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea.