Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW), dan Weighted Product (WP) dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Terbaik: Studi Kasus : SMPI AN-Nofal Ranca Gede Kanim Kanim; Fauzan Dika
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i2.5501

Abstract

Telachelrs arel onel of thel important componelnts that elvelry school has in carrying out thel elducation of thel nation's childreln, telachelrs also havel thelir own challelngels for thel managelmelnt of elducational institutions to bel ablel to providel thel belst, and quality, delcisions to hellp improvel thel quality of elducation in thel futurel. Howelvelr, SMPI AN-NOFAL Ranca Geldel Kab. Tangelrang, thel telachelr pelrformancel asselssmelnt still usels a manual format, so a delcision support systelm is neleldeld to deltelrminel thel belst telachelr at SMPI AN-NOFAL Ranca Geldel Kab. Tangelrang, and to deltelrminel thel belst telachelr thel author usels thel Simplel Additivel Welighting (SAW) Melthod, and Welighteld Product (WP). In principlel, thel SAW melthod has 3 calculation stagels, namelly thel analysis stagel, thel normalization stagel, and thel ranking stagel, whilel thel WP melthod is gelnelrally thel samel as thel SAW melthod, which has 3 calculation stagels, namelly deltelrmining thel W welight valuel, deltelrmining thel S welight valuel, and deltelrmining thel V welight valuel. Telachelr Sellelction thel belst was asselsseld from 15 relspondelnts namelly thel Principal, Administrativel Staff, 5 telachelrs, 4 gradel 9 studelnts and 1 relprelselntativel from studelnt guardians. Thel critelria for sellelcting thel belst telachelr arel mastelring telaching and lelarning, asselssmelnt and elvaluation, knowing studelnt charactelristics, curriculum delvellopmelnt, work elthic and relsponsibility, disciplinel, telachelr-collelaguel rellationships, beling inclusivel, objelctivel and non-discriminatory, telachelr-guard rellationships / school committelel, and thel last is telamwork. Thel relsults of systelm telsting on all critelria and sub-critelria of thel 5 telachelrs who welrel asselsseld, so that Mrs. Yulia, S.Pd. which gelts thel belst rating with a valuel of 53.08571429 (SAW melthod), and 0.234879965 (WP melthod).
PERBANDINGAN RANDOM FOREST, NAIVE BAYES, DAN HEURISTIC POUR UNTUK ANALISIS SENTIMEN MBG Ita Hardianti; Feby Charlos; Kanim Kanim
Biner : Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/biner.v5i2.11465

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan intervensi gizi nasional yang memicu beragam respons masyarakat di media sosial, khususnya YouTube. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen publik terhadap program MBG, membandingkan kinerja Random Forest, Naive Bayes, dan Heuristic Pour, serta mengevaluasi pengaruh Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) dalam menangani ketidakseimbangan kelas. Sebanyak 2.278 komentar YouTube periode Agustus 2024–Januari 2025 diproses melalui tahapan cleaning, tokenizing, stopword removal, stemming, dan pembobotan TF-IDF. Evaluasi model dilakukan menggunakan 10-fold cross-validation berdasarkan confusion matrix, Precision, Recall, F1-score, dan Area Under Curve (AUC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest memberikan performa terbaik dengan akurasi 0,88 dan AUC 0,91. Penerapan SMOTE meningkatkan kemampuan model dalam mendeteksi sentimen positif sebagai kelas minoritas. Distribusi sentimen didominasi sentimen negatif lebih dari 87,5%. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terkait trade-off antara akurasi dan interpretabilitas dalam analisis sentimen berbahasa Indonesia.. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan komprehensif pendekatan machine learning dan rule-based  dipadukan dengan SMOTE pada analisis sentimen komentar YouTube berbahasa Indonesia terkait kebijakan MBG. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas penanganan ketidakseimbangan kelas dan menjadi referensi dalam pengembangan analisis sentimen untuk evaluasi kebijakan publik
Sosialisasi Penggunaan TikTok sebagai Sarana Belajar dan Berkarya untuk Pelajar di SMAN 1 Lebak Wangi Kanim Kanim; Merlin Merlin Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2140

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pemanfaatan TikTok sebagai media pembelajaran dan ekspresi kreatif. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Lebak Wangi, Kabupaten Serang, dengan melibatkan 21 siswa dari kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, penyuluhan, observasi, praktik pembuatan konten, serta penyebaran angket evaluasi. Materi sosialisasi mencakup pengenalan fitur TikTok, pembuatan konten edukatif, dan etika digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa puas dan memahami materi yang disampaikan. Peserta juga menunjukkan kemampuan dalam membuat konten edukatif secara mandiri. Temuan ini mengindikasikan bahwa TikTok dapat digunakan secara efektif sebagai media belajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik generasi digitalKeywordsTikTok, media sosial, pembelajaran, kreativitas, pelajar, sosialisasi