Tamsik Udin
Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sekolah Inklusif di Tengah Masyarakat Eksklusif Tantangan Interaksi Sosial bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Ummi Khabibah; Nur Sani Azizatun Nikmah; Tamsik Udin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5410

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan interaksi sosial siswa berkebutuhan khusus dalam konteks sekolah inklusif di Indonesia, khususnya dalam masyarakat yang masih eksklusif secara budaya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan dan menganalisis sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, kebijakan pendidikan, dan laporan media selama lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan inklusif dan realitas sosial di sekolah. Siswa berkebutuhan khusus masih mengalami pengucilan sosial, minimnya interaksi, serta pelabelan negatif yang bersumber dari stereotip kultural. Guru dan kurikulum belum mampu menjembatani hubungan sosial yang setara di dalam kelas. Media turut memperkuat stigma melalui narasi simpatik yang tidak berkeadilan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif membutuhkan lebih dari sekadar akses fisik; ia menuntut transformasi sosial dan kultural secara menyeluruh di lingkungan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman sosiologis mengenai pentingnya membangun interaksi sosial yang adil dalam pendidikan inklusif.
Trend in Improving Teacher Competence in Innovative Learning at Primary School Tamsik Udin; Sehan Rifky Arfanaldy
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 12 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v12i1.19929

Abstract

Abstract This study aims to identify global trends in improving elementary school teacher competency through innovative learning approaches. The method employed is a systematic literature review (SLR) based on the PRISMA protocol, which analyzes 35 selected articles from reputable international journals published between 2015 and 2024. The results of the study indicate that project-based learning (PBL) is the most dominant approach used in teacher competency development, followed by technology integration and continuous professional training. This study also highlights the importance of techno-pedagogical competency, reflective ability, and adaptation to local socio-cultural contexts. In addition, geographical disparities and access to training were found to have an impact on the education quality gap between regions. This study recommends integrating the TPACK model and reflective practices into teacher training designs, along with contextual and data-driven policies. These findings offer both conceptual and practical contributions to designing strategies that enhance elementary teacher professionalism, aligning with the demands of the 21st century.Keywords: innovative learning, primary education, professional development, teacher competence.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren global dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis (SLR) berdasarkan protokol PRISMA, yang menganalisis 35 artikel terpilih dari jurnal internasional terkemuka yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2024. Hasil studi menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek (PBL) adalah pendekatan yang paling dominan digunakan dalam pengembangan kompetensi guru, diikuti oleh integrasi teknologi dan pelatihan profesional berkelanjutan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kompetensi tekno-pedagogis, kemampuan reflektif, dan adaptasi terhadap konteks sosial budaya setempat. Selain itu, disparitas geografis dan akses ke pelatihan ditemukan berdampak pada kesenjangan kualitas pendidikan antar-wilayah. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian model TPACK dan praktik reflektif ke dalam desain pelatihan guru, bersama dengan kebijakan kontekstual dan berbasis data. Temuan ini menawarkan kontribusi konseptual dan praktis untuk merancang strategi yang meningkatkan profesionalisme guru sekolah dasar, yang sejalan dengan tuntutan abad ke-21.Kata kunci: kompetensi guru, pembelajaran inovatif, pendidikan dasar, pengembangan profesional.