Natalia Imakulata Kornely
Universitas Timor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak "Doomscrolling" Berita Negatif terhadap Kesehatan Mental dan Kualitas Tidur pada Dewasa Awal Natalia Imakulata Kornely
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6449

Abstract

Perilaku doomscrolling, atau kebiasaan kompulsif untuk terus-menerus mengonsumsi aliran berita negatif, telah menjadi fenomena yang semakin prevalen di kalangan dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak doomscrolling berita negatif terhadap kesehatan mental (kecemasan dan depresi) dan kualitas tidur pada populasi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 250 partisipan dewasa awal (usia 18-25 tahun) yang direkrut secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang memuat Skala Doomscrolling, Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa intensitas doomscrolling memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan tingkat kecemasan (β = 0,412, p < 0,01), gejala depresi (β = 0,387, p < 0,01), dan penurunan kualitas tidur (β = 0,351, p < 0,01). Simpulan penelitian membuktikan bahwa doomscrolling berita negatif merupakan faktor risiko yang merugikan bagi kesejahteraan psikologis dan kualitas tidur dewasa awal. Temuan ini menggarisbawahi urgensi untuk meningkatkan literasi digital serta mengembangkan strategi intervensi yang berfokus pada pengelolaan konsumsi informasi.
Gambaran Tingkat Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Dalam Merawat Luka Di Poli Bedah RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua Jeni Aleta Melinda Naitboho; Maria Julieta Esperanca; Natalia Imakulata Kornely
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i3.515

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya ulkus diabetikum. Kepatuhan pasien dalam merawat luka penting untuk mencegah infeksi, gangren, dan amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan pasien diabetes mellitus dalam merawat luka di Poli Bedah RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi 188 pasien dan sampel 33 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SDSCA (Summary of Diabetes Self-Care Activities) subskala foot care dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 58–67 tahun (30,3%), berjenis kelamin laki-laki (69,7%), bekerja sebagai petani (42,4%), dan berpendidikan SMA/SLTA (48,5%). Sebagian besar responden menderita DM selama 1–5 tahun (54,5%) dengan stadium luka terbanyak stadium 2 (57,6%). Berdasarkan tingkat kepatuhan, sebagian besar responden (51,5%) tidak patuh dalam merawat luka. Tingkat kepatuhan pasien DM dalam merawat luka di Poli Bedah RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua masih tergolong rendah, sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, dukungan keluarga, serta peran aktif tenaga kesehatan.