Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Asessmen Diagnostik Terhadap Peningkatan Pemahaman Operasi Bilangan Siswa SD Diana Pungki; Fitri Anisa Kusumastuti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107263

Abstract

Understanding number operations is a fundamental component of elementary mathematics learning. However, many students struggle to grasp these concepts due to a lack of early identification of their initial knowledge. This study aims to investigate the effect of diagnostic assessment on improving students' conceptual understanding of number operations in elementary school. The study employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. Data were collected from two groups of fourth-grade students: the experimental group received diagnostic assessments, while the control group did not. The instrument used was a conceptual understanding test administered before and after instruction. The analysis revealed a significant improvement in the experimental group compared to the control group. These findings suggest that diagnostic assessment helps teachers identify students’ learning difficulties early and tailor instruction to meet their specific needs. Therefore, diagnostic assessment can serve as an effective tool to enhance the quality of mathematics instruction and student learning outcomes in elementary education.Pemahaman konsep operasi bilangan merupakan aspek mendasar dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena keterbatasan pengetahuan awal yang tidak teridentifikasi sejak awal pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asesmen diagnostik terhadap peningkatan pemahaman konsep operasi bilangan siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Data dikumpulkan dari dua kelompok siswa kelas IV, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan asesmen diagnostik dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan tersebut. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini membuktikan bahwa asesmen diagnostik dapat membantu guru dalam mengidentifikasi kesulitan belajar siswa secara dini dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, asesmen diagnostik dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.