Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Bentuk campur kode cagub dalam debat pilkada Kalbar 2024: tinjauan sosiolinguistik Bagus Prakoso; Sumarlam Sumarlam; Fx Sawardi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.14819

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk campur kode dan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakanginya dalam tuturan calon gubernur Kalimantan Barat pada debat pilkada 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tejnik pengumpulan data simak, teknik rekam danc atat. Data berupa tuturan lisan tiga calon gubernur, yaitu Sutarmidji, Ria Norsan, dan Muda Mahendrawan yang dianalisis dengan metode agih melalui teknik bagi unsur langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa campur kode terjadi pada tataran kata, frasa, dan klausa. Dengan dominasi campur kode berbentuk kata. Pola penggunaan campur kode juga menunjukan perbedaan antar calon, baik dalam pemilihan bahasa daerah, bahasa Indonesia, atau bahasa asing. Faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode meliputi latar sosial, budaya, tingkat pendidikan, dan situasi komunikasi debat.
A Struktur Kalimat Berpredikat Selain Verba pada Cerita Bersambung (Cerbung): Kajian Sintaksis BAGUS PRAKOSO
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 1 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i1.1770

Abstract

Penelitian ini mengkaji keberlakuan predikat selain verba dalam bahasa Indonesia, khususnya yang berupa adjektiva dan nomina pada cerita bersambung (cerbung). Kalimat dalam bahasa Indonesia secara umum terdiri dari subjek, predikat, objek, dan pelengkap, yang mana predikat sering kali diisi oleh verba. Hal itu didukung oleh ahli bahasa yang menyatakan bahwa predikat biasanya diisi oleh verba. Namun, terdapat kondisi-kondisi tertentu di mana predikat dalam kalimat diisi oleh adjektiva atau nomina. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk predikat selain verba dalam cerbung, (2) mendefinisikan penggunaannya, (3) serta mengidentifikasi kontruksi kalimat yang melibatkan adjektiva dan nomina sebagai predikat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis data agih dan teknik simak catat. Data yang digunakan berasal dari cerbung berjudul My Home is Pilot episode 1 sampai 5. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penggunaan predikat dengan kategori adjektiva, frasa adjektiva, nomina, dan frasa nomina. Keberlakuan predikat selain verba lebih mudah ditemukan pada ragam bahasa informal karena memiliki karakteristik subjektif, kreatif, inovatif, dan imajinatif. Pola kontruksi pada yang ditemukan predikat selain verba adalah S-P-O, S-P, S-O-
Perbandingan Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Pontianak: Tinjauan Dialektologi (Comparasion between Indonesia Languague and Pontianak Malay Languague: A Dialectological Study) Bagus Prakoso
Translation and Linguistics (Transling) Vol 6, No 1 (2026): Translation and Linguistics (Transling)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/transling.v6i1.116490

Abstract

This study aims to measure the linguistic distance between Indonesian and Pontianak Malay through a dialectological approach. Indonesian, which is rooted in Malay, has undergone development through processes of standardization, the absorption of foreign vocabulary, and orthographic reform. However, the extent of the linguistic distance between Indonesian and Pontianak Malay has not been discussed in previous studies. This research employs the 200-word Swadesh list. The data were collected using the non-participatory observation method involving three native speakers of Pontianak Malay and were subsequently analyzed using Guiter’s (1974) dialectometric approach. The findings reveal that only 11 lexical items differ, with a percentage of difference below 20%. According to Guiter’s classification, the two varieties do not show significant differences and remain within the same language group. The differences identified are predominantly phonological variations, such as final sound changes and the deletion of certain consonants. These findings confirm that Indonesian and Pontianak Malay maintain a very high degree of linguistic proximity despite undergoing different historical developments.
Pemaknaan Proses Afiksasi Verba dalam Berita News UAD: Tinjauan Morfologi dan Korpus Data (The Semantic Interpretation of Verbal Affixation Processes in UAD News: A Morphological and Corpus Data Review) Bagus Prakoso; Mafatihul Hidayah
Translation and Linguistics (Transling) Vol 5, No 3 (2025): Translation and Linguistics (Transling)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/transling.v5i3.110716

Abstract

This study examines the meaning of verb affixation processes in news articles published by News UAD, with a focus on the affixation present in the verb word class. The main objectives of this study are (1) to define the meaning of verb affixation in News UAD articles, (2) to describe the meaning of verb affixation in News UAD articles, and (3) to highlight the dominant meanings of verb affixation most commonly found in News UAD articles. The data used consists of articles published between August 9, 2024, and October 15, 2024. The analysis results indicate that affixation on verbs attaches to four main meanings: performing an activity, or having someone else perform an action, producing, and making something. The prefix ber- tends to convey the meaning of performing an activity, while the prefixes me- and its variants men- and meng- are more dominant in conveying the meaning of performing an action for someone else or intending to do something. The circumfixes me-kan and meng-kan function to form the meaning of making something happen. This affixation process also often involves a change in word class from nouns to verbs. These findings show that the use of verb affixation in News UAD emphasizes news focusing on the processes or actions involved in various activities and events. The results not only highlight the dominance of verb affixation in News UAD but also reveal the presence of derivation, inflection, and allomorphs or sound variations.