Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Ibu PKK Mengolah Kulit Pisang Menjadi Cookies Untuk Mendukung Pencegahan Stunting Ahmad Fadhil; Nadia Rahmasari; Betharia Juli Mas Tambunan; Sarah Aknesia Marbun; Rosi Rahayu; Madyawati Latief; Indra Lasmana Tarigan
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1267

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil pisang terbesar, namun kulit pisang yang kaya nutrisi sering kali terbuang sebagai limbah. Di sisi lain, stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan, terutama di wilayah Jambi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Simpang Limo dalam mengolah kulit pisang menjadi cookies sehat sebagai upaya alternatif mendukung pencegahan stunting. Program dilaksanakan selama tiga bulan (Agustus-November 2024) dengan melibatkan tiga puluh peserta. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan pembuatan tepung kulit pisang, dan praktik pembuatan cookies berbasis kulit pisang. Hasil survei pasca-pelatihan menunjukkan tingkat pengetahuan yang sedang namun minat yang tinggi, di mana 36,9% responden menyatakan kesediaan memproduksi cookies kulit pisang dan 15,4% menilai inovasi ini sebagai langkah positif dalam pengurangan limbah. Produk cookies yang dihasilkan memperoleh respon positif, masyarakat menilai rasa enak, tekstur renyah dan aroma yang khas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kulit pisang berpotensi menghasilkan produk pangan bergizi dan bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan keterampilan ibu PKK serta berpotensi mendukung upaya penurunan stunting.
In Silico Investigation of EDTA-Functionalized ZSM-5 as a Rifampicin Drug Delivery System Against Tuberculosis-Related Targets Indra Lasmana Tarigan; Nadia Rahmasari; Chairanisa Intan Kartika; Jonathan Sabar Simorangkir; Ailsa Putri Dyanti; Muhammad Irfan Nur Widad
Jurnal Kartika Kimia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v9i1.854

Abstract

Tuberculosis (TB) is a major infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Rifampicin is one of the primary anti-tuberculosis drugs; however, its clinical use is associated with gastrointestinal side effects and instability under acidic gastric conditions. Therefore, this study investigated the potential of an EDTA-functionalized ZSM-5 system as a rifampicin delivery carrier through an in silico approach. The study employed network pharmacology, Ramachandran analysis, molecular docking, toxicity prediction, and semi-realistic DFT-predicted electronic property analysis. Network pharmacology identified Cathepsin K (CTSK), BCL2, BCL2L1, and MCL1 as potential tuberculosis-related protein targets of rifampicin. Molecular docking showed that free rifampicin exhibited binding affinities of −9.1, −6.4, −9.7, −6.9, and −7.0 kcal/mol against CTSK, BCL2, BCL2L1, MCL1, and Mycobacterium tuberculosis, respectively. Meanwhile, the ZSM-5–EDTA–rifampicin complex showed binding affinities of −5.9, −5.6, −6.1, −6.0, and −7.3 kcal/mol, indicating that the complex maintained favorable interactions with tuberculosis-related targets. The proposed interaction model suggested that rifampicin could be retained within the porous ZSM-5 framework through hydrogen bonding and non-covalent interactions. In addition, the semi-realistic DFT-predicted HOMO–LUMO analysis indicated relatively stable electronic properties with an estimated energy gap of 4.34 eV. Toxicity prediction classified the rifampicin complex as mutagenic but non-carcinogenic. Overall, these findings suggest that the ZSM-5–EDTA system has potential as a controlled rifampicin delivery platform and may support further development of tuberculosis drug delivery systems.