Achmad Basri
Politeknik ATK Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis material toe puff terhadap kualitas lasting pada desain sepatu kulit handmade Noor Rachman Maulana; Vertasius Sanjaya Nugraha; Sulistianto; Ulfah Nafi'ah; Achmad Basri; Grace Febriartha Manullang
Jurnal Desain Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i1.60

Abstract

Toe puff memiliki peran penting dalam menentukan kualitas akhir sepatu, terutama dari segi kerapian, kekencangan, dan kesesuaian bentuk ujung depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan toe puff terhadap kualitas hasil lasting sepatu kulit yang dikerjakan secara manual. Metode penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan teknik eksperimen menggunakan tiga variasi ketebalan toe puff berbahan cemisit, yaitu bahan yang umum digunakan dalam produksi sepatu kulit. Proses lasting dilakukan secara manual menggunakan tang oleh tenaga kerja terampil. Upper sepatu yang digunakan berbahan kulit sapi tersamak krom. Penilaian dilakukan secara kualitatif melalui observasi visual dan dokumentasi terhadap proses penarikan upper, kestabilan bentuk, serta tingkat kerapian hasil akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan toe puff memberikan dampak pada hasil lasting yang berbeda-beda, semakin tebal toe puff, semakin tinggi kestabilan bentuk ujung sepatu yang dihasilkan. Namun, toe puff yang terlalu tebal menyebabkan kesulitan dalam proses penarikan upper dan permukaan kulit bagian tepi shoelast rentan bergelombang, sehingga menurunkan tingkat kerapian akhir. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan ketebalan material toe puff yang tepat untuk mencapai keseimbangan antara struktur dan estetika dalam proses desain dan produksi sepatu kulit handmade.
EVALUASI DESAIN ACUAN SEPATU MANUAL TERHADAP KENYAMANAN KAKI Abimanyu yogadita Restu Aji; Achmad Basri; Delia Agustin Indrayanto
Berkala Penelitian Teknologi Kulit, Sepatu, dan Produk Kulit Vol. 24 No. 2 (2025): Berkala Penelitian Kulit, Sepatu, dan Produk Kulit
Publisher : Politek ATK Yogyakarta Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58533/yj9vsx78

Abstract

The handcrafted shoe industry, or traditional shoemaking, holds significant cultural and economic value, yet still faces challenges in ergonomics and user comfort. Currently, many artisans rely on experience and intuition when creating shoe molds. Mismatches between the mold shape and the user's foot anatomy can lead to uneven pressure distribution. This study aimed to evaluate the suitability of a wooden handcrafted shoe mold design for wearer comfort. Testing was conducted by comparing the mold contour to foot anatomy data and a five-day wear test to observe user comfort responses. The evaluation results indicated that the manual mold met general size requirements for length and heel, but inaccuracies were found in the ball girth and waist arch, which tended to be narrow and asymmetrical. This condition causes excessive pressure on the instep and little toe, leading to pain and potential irritation during repeated wear. Furthermore, the less flexible nature of the upper material makes the shoe's adjustment process to the foot shape take longer and hinders even pressure distribution. Based on these findings, refinement of the mold design is needed to adjust the mold dimensions based on local anthropometric data to improve shoe comfort and ergonomic performance.