Shaid Muhammad Arviansyah
Universitas Prima Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI VISUAL BRANDING UMKM CHEN KAFEI DENGAN KONSISTENSI FOTOGRAFI DI INSTAGRAM Michiellyn; Elis Savitri; Shaid Muhammad Arviansyah
Wacadesain Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Wacadesain
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/ekbsav96

Abstract

UMKM menghadapi tantangan dan peluang baru seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memungkinan UMKM untuk memperluas jangkauan akses pasar dan juga meningkatkan brand awareness. UMKM dapat bersaing di pasar global dengan menggunakan berbagai platform yang sudah canggih. Di sisi lain, UMKM juga dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan cepat dalam teknologi dikarenakan menghadapi tantangan dalam hal yang terkait dengan literasi digital. Hal tersebut yang mengakibatkan adanya UMKM yang masih belum mampu mengadaptasi teknologi dalam memperkuat brand mereka. Tugas akhir ini bertujuan untuk meningkatkan brand UMKM Chen Kafei melalui strategi pemasaran digital, khususnya dengan memanfaatkan media sosial dan rancangan fotografi yang efektif. Chen Kafei, sebagai salah satu UMKM yang bergerak di industri kuliner, memerlukan strategi yang efektif untuk menghadapi tantangan dalam membangun dan meningkatkan brand awareness di tengah persaingan yang semakin ketat. Laporan perancangan ini akan merancang konsep fotografi yang relevan dan menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan engagement serta daya tarik visual di platform media sosial.
Perancangan UI/UX Jaman Dharma Wadah Terjalinnya Komunitas Bagi Umat Buddhis Shaid Muhammad Arviansyah; Angelo Vandery; Siti Aisyah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.6802

Abstract

Permasalahan keagamaan yang dialami oleh umat Buddha di Indonesia sering kali tidak tersampaikan secara efektif dan tepat sasaran kepada otoritas yang berwenang. Kondisi ini menimbulkan urgensi akan adanya media komunikasi yang mampu menjembatani interaksi secara langsung, terstruktur, dan real-time antara umat Buddha dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Buddha. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Jaman Dharma, sebuah aplikasi berbasis web dengan desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang difungsikan sebagai platform pelaporan serta ruang komunitas digital bagi umat Buddha. Metode yang digunakan dalam proses perancangan adalah User Centered Design (UCD), yang menekankan orientasi terhadap kebutuhan serta pengalaman pengguna dari tahap awal identifikasi kebutuhan hingga perancangan prototipe. Hasil penelitian ini berupa rancangan prototipe antarmuka yang dikembangkan menggunakan Figma, dengan fokus pada kemudahan akses, kejelasan informasi, dan alur pelaporan yang efisien. Dengan adanya rancangan aplikasi Jaman Dharma ini, diharapkan tercipta komunikasi dua arah yang lebih efektif antara umat Buddha dan Kementerian Agama, khususnya Ditjen Bimas Buddha.
Model desain komunikasi emosional untuk produk self-care di media sosial: Studi kasus lilin aromaterapi Cleoralde Jesslyn Fransisca; Elis Savitri; Shaid Muhammad Arviansyah
Jurnal Desain Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i2.753

Abstract

Jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus meningkat, memberikan peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dengan biaya yang relatif terjangkau. Sebagai contoh, Cleoralde, sebuah UMKM lilin aromaterapi di Medan, memiliki potensi besar untuk meningkatkan visibilitas merek dan penjualan melalui platform digital. Namun, seperti banyak UMKM lainnya, Cleoralde masih belum optimal dalam memanfaatkan potensi media sosial. Penelitian ini bertujuan merancang video iklan produk lilin aromaterapi Cleoralde sebagai media promosi di platform media sosial, untuk meningkatkan engagement dan persepsi positif audiens, serta mengetahui reaksi audiens terhadap video tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design and Development Research (DDR) dengan tahap analisis konteks (observasi dan kajian teori) untuk merancang visual treatment yang konsisten. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan strategi pemasaran digital UMKM, khususnya Cleoralde untuk meningkatkan visibilitas merek. Kontribusi utama penelitian ini adalah menyajikan kerangka kerja visual (tone, komposisi, narasi) yang efektif secara semiotis untuk mengkomunikasikan nilai emosional produk self-care di media sosial (Instagram dan TikTok).