Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan UMKM Sari Buah Jeruk Kunci “Mirrando” sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Pangkalpinang. UMKM ini memanfaatkan komoditas lokal jeruk kunci yang melimpah untuk diolah menjadi produk sari buah bernilai tambah, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha dan penguatan ekonomi masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif melalui kunjungan lapangan, observasi langsung proses produksi, wawancara semi-terstruktur, serta diskusi dengan pemilik dan tenaga kerja UMKM. Kegiatan dilaksanakan di lokasi usaha UMKM Sari Buah Jeruk Kunci “Mirrando” dengan melibatkan akademisi dan mitra lokal sebagai bentuk sinergi multipihak dalam pemberdayaan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM “Mirrando” telah menerapkan proses produksi yang relatif sistematis dan memperhatikan aspek kualitas serta keamanan pangan, mulai dari penyortiran bahan baku, pencucian, pemotongan, pemerasan, pemanasan, pendinginan, hingga pengemasan produk. Selain itu, UMKM ini menunjukkan ketahanan usaha yang baik dalam menghadapi tantangan ekonomi, termasuk pada masa pandemi, yang didukung oleh semangat kewirausahaan, inovasi produk, serta dukungan kelembagaan. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa UMKM berbasis komoditas lokal memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah. Penguatan UMKM perlu terus didukung melalui pendampingan berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, dan pengembangan akses pasar