Nasrullah Nasrullah
Magister Administrasi Pendidikan Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI SMP ISLAM NURUL HIJRAH JORONG DAN SMP TAHFIDZ BILINGUAL DARUL QUR’AN ISTIQOMAH PELAIHARI Nasrullah Nasrullah; Didi Susanto; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22317

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada sekolah berbasis pondok pesantren yang menekankan pembinaan karakter dan nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah berbasis pesantren dalam penyelenggaraan pendidikan melalui studi multi kasus di SMP Islam Nurul Hijrah Jorong dan SMP Tahfidz Bilingual Darul Qur’an Istiqomah Pelaihari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi multi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah di kedua sekolah bercirikan kepemimpinan spiritual yang berlandaskan nilai-nilai pesantren, seperti keteladanan, kedisiplinan, dan religiusitas. Kepala sekolah berperan strategis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum nasional dan program kepesantrenan. Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah meliputi kuatnya budaya religius, dukungan yayasan dan guru, serta keteladanan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan kesiapan guru, serta tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berbasis pesantren merupakan model kepemimpinan yang kontekstual dan relevan dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan nilai spiritual.