Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Sebagai Solusi Disinformasi Pada Masyarakat Desa Sobontoro Karas Magetan Aulia Irfiana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7sg3kc51

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya penyebaran disinformasi. Disinformasi berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas sosial, budaya, dan nasional, terutama pada masyarakat pedesaan yang masih memiliki keterbatasan dalam literasi digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan sebagai upaya pencegahan disinformasi pada masyarakat Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, pelaksanaan sosialisasi, dan wawancara terhadap masyarakat peserta kegiatan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2025 dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, sebagian besar masyarakat cenderung belum memiliki kemampuan yang memadai dalam memilah dan memverifikasi informasi digital, sehingga berpotensi menyebarkan informasi yang tidak benar. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi, memahami bahaya disinformasi, serta menginternalisasi nilai-nilai budaya, etika bermedia, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi literasi kebudayaan dan kewarganegaraan terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, serta mencegah penyebaran disinformasi di wilayah pedesaan.
MENINGKATKAN KEGIATAN RAMADHAN DENGAN PENGENALAN BAHASA ARAB MELALUI METODE BERNYANYI PADA KEGIATAN PESANTREN RAMADHAN DI SDN 01 TANJUNGREJO BADEGAN PONOROGO Novia Dwi Nurcahyaningtias; Aulia Irfiana; Binti Susila Wati
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1305

Abstract

Berbahasa merupakan salah satu keterampilan yang dimiliki oleh manusia. Berbagai macam bahasa yang ada di dunia ini beragam dan memiliki ciri khas tersendiri. Begitu pula dengan Bahasa Arab, yang memang kerap dikaitkan dengan agama Islam. Bahasa Arab memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan. Meningkatkan kosa kata Bahasa Arab pada usia dini akan memberi dasar yang kuat untuk memahami dan mengetahui lebih dalam tentang bahasa tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah langkah awal dalam memperkenalkan bahasa arab kepada siswa guna memberi pemahaman dan pengetahuan mengenai budaya Bahasa Arab dan mampu mengembangkan kemampuan berbahasa arab di masa depan. Kegiatan ini melibatkan siswa SDN 01 Tanjungrejo sebanyak 80 siswa dan kegiatan ini bertempat di SDN 01 Tanjungrejo Desa Tanjungrejo. Metode kegiatan ini dilaksanakan dengan 3 tahap, yaitu tahap prapelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap paska pelaksanaan. Tahap pra-pelaksanaan meliputi: (a) pembentukkan tim (b) perancangan kegiatan secara garis besar (c) pembagian panitia (d) perancangan kegiatan secara detail. Tahap pelaksanaan berupa pelaksanaan kegiatan berdasarkan jadwal kegiatan. Sedangkan tahap paska pelaksanaan berupa refleksi dan evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan ini menggunakan evaluasi tes menulis, membaca dan menghafal, diperoleh tingkat penguasaan kosa kata Bahasa Arab siswa dengan rata-rata nilai mencapai angka 80.