Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Keputusan Konsumen Membeli Produk Pertanian Organik di PT Central Bengkulu Devi Monika Sihite; Dewi stopia nengsi; Rahmawati; Aliyanti Zumrona; Reflis
Jurnal Budidaya Pertanian Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk pertanian organik di PT Central Kota Bengkulu. Variabel yang diteliti meliputi motivasi, persepsi, pembelajaran, sikap, produk, harga, promosi, dan lokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen skala Likert serta teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang telah melakukan pembelian produk minimal tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi, pembelajaran, sikap, dan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara keseluruhan, bauran pemasaran, khususnya aspek produk, memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk organik, sementara harga merupakan faktor sensitif yang memengaruhi keputusan tersebut.
STUDI KOMPARATIF TENTANG SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK IBNU KHALDUN DAN ADAM SMITH Aliyanti Zumrona; Dewi Stopia Nengsi; Devi Monika Sihite; Reflis; Rahmawati
JURNAL EKONOMI AKUNTANSI MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurekma.v3i2.560

Abstract

Studi komparatif ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pemikiran Ibnu Khaldun dan Adam Smith tentang definisi pajak Dan perbedaan serta persamaan pemikiran Ibnu Khaldun dan Adam Smith tentang sistem pemungutan pajak. Penulisan dilakukan dengan metode komparatif dengan membandingkan pemikiran kedua tokoh melalui masing-masing buku dengan judul Muqaddimah karya Ibnu Khaldun dan The Wealth of Nations karya Adam Smith. Semua sumber data berasal dari data sekunder. Menurut hasil perbandingan diperoleh hasil berupa : paparan definisi pajak menurut Ibnu Khaldun ialah sebagai suatu sumber keuangan negara yang dipungut oleh penguasa dari rakyat untuk membiayai kebutuhan dan kepentingan umum sementara menurut Adam Smith mendefinisikan pajak sebagai suatu kontribusi rakyat terhadap negara yang mana negara telah memberikan perlindungan. Serta terdapat persamaan dan perbedaan dari pemikiran keduanya mengeai pajak.
Analisis Produksi dan Komoditas Sayuran Unggulan di Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2023–2024 Dewi Stopia Nengsi; Reflis Reflis; Devi Monika Sihite; Rahmawati Rahmawati; Aliyanti Zumrona
Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubikin.v2i4.1077

Abstract

This study aims to analyze production levels and identify leading vegetable commodities in Rejang Lebong Regency during the period of 2023–2024. The data used is secondary data sourced from the Rejang Lebong Regency Agriculture Office and empirical calculations based on Location Quotient (LQ) analysis. The results show that the total vegetable production in Rejang Lebong Regency in 2023 reached 3,451,596 quintals and decreased to 3,198,925 quintals in 2024. The commodities with the highest average production were cabbage (647,021 quintals), eggplant (646,994.5 quintals), and carrots (339,041.5 quintals), while the lowest production was found in kale and long beans. LQ analysis shows that there are eight leading commodities (LQ > 1), namely spring onions, green beans, cauliflower, potatoes, cabbage, mustard greens, carrots, and large chilies, most of which are highly competitive highland crops. The results of this study confirm that Rejang Lebong Regency has strong potential as a horticultural center in Bengkulu Province. Therefore, a commodity-based agricultural development strategy is needed that is oriented towards increasing productivity, added value, and the region's competitiveness in a sustainable manner.