Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Parameter PM10 Pra dan Pasca Pembatasan Sosial selama Pandemi Covid-19 di Serpong Dewi Tamara Qothrunada; Hendri Satria WD
Jurnal Penelitian Sains Teknologi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/saintek.v1i1.559

Abstract

Kondisi wabah virus corona (Covid-19) yang memasuki Indonesia membuat beberapa daerah di wilayah Indonesia menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Penerapan ini membatasi masyarakat dari aktivitas sosial atau kerumunan, sehingga para pekerja dan pelajar melaksakan work from home dan school from home. Kondisi ini tentu mempengaruhi berkurangnya aktivitas kendaraan bermotor, yang tentunya akan mempengaruhi kadar polutan di udara khususnya PM10. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan pembatasan sosial terhadap parameter PM10 di wilayah Serpong. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan membandingkan data PM10 dan parameter meteorologis pada bulan Februari 2020, yaitu sebelum diterapkan Pembatasan sosial dan Maret 2020, yaitu sesudah diterapkan Pembatasan sosial. Data-data tersebut kemudian dianalisis secara temporal dan spasial menggunakan package openair pada perangkat lunak R-studio. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kondisi PM10 yang relatif lebih tinggi pada bulan Maret 2020 dibandingkan pada bulan Februari 2020. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kondisi pembatasan sosial tidak mempengaruhi paramater PM10 di wilayah Serpong dan kondisi meteorologis lebih mempengaruhi persebaran dari PM10.
Evaluasi Data Estimasi Curah Hujan Satelit TRMM 3B42 Dengan Data Observasi Di Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera Kolaka Tahun 2019 Hendri Satria WD; Esterline; Ekawati Natalia Mulyadi; Nur Wiryanti Sih Antomo; Ikhwan Wardiansyah; Citra Umari; Adlian Affa Annie
Jurnal Penelitian Sains Teknologi Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/saintek.v1i2.1073

Abstract

Data curah hujan di Indonesia saat ini dilakukan dengan pengamatan in situ, yang memungkinkan adanya data yang kosong karena kesalahan observer ataupun karena adanya alat yang rusak. Satelit TRMM merupakan salah satu satelit yang banyak dimanfaatkan untuk mengisi data curah hujan yang kosong di Indonesia. penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hasil akurasi antara data estimasi curah hujan satelit TRMM 3B42 dengan data pengamatan permukaan yang bersumber dari Stasiun Metorologi Sangia Ni Bandera Kolaka pada tahun 2019. Kedua data diuji secara statistik dengan menggunakan metode perhitungan koefisien korelasi, perhitungan eror dengan metode Root Mean Squared Error (RMSE), dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan terbaik dihasilkan oleh periode bulan kering dibanding pada bulan basah. Secara umum, dalam grafik timeseries data satelit dan data observasi menunjukkan pola fluktuasi yang cukup sama, namun dalam beberpa kejadian data satelit TRMM jauh lebih kecil dibanding data observasi. Skala waktu terbaik pada hubungan kedua data adalah pada skala waktu dasarian, karena menghasilkan hasil yang signifikan untuk semua periode bulan, serta memiliki nilai korelasi yang tinggi dengan nilai eror yang kecil.