Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA HIPOGLIKEMIA PADA KASUS DIABETES MELITUS DI MASYARAKAT Misbah Nurjannah; Zulmah Astuti; Andi Aprilya Anggryani; Alia Wardani; Annisa Natasya Putri; Hanisa Juliani; Fathir Bayu Pratama; Melly Amanda; Muhammad Abiy Arhab Syamsuri; Nadila Rahmawati; Neti Nurjanah; Nurfadilah Arman; Prascha Alia Cristina; Salsabila Noor Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/621470

Abstract

Hipoglikemia merupakan komplikasi akut Diabetes Melitus (DM) yang berisiko fatal jika tidak ditangani segera, sementara pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pertolongan pertamanya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga RT 31, Sempaja Selatan, melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, serta pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan rata- rata nilai dari 25 menjadi 74,17. Seluruh peserta juga memberikan tanggapan positif terhadap materi dan metode. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi hipoglikemia pada penderita DM.
EFEKTIVITAS SENAM HIPERTENSI DALAM MENJAGA TEKANAN DARAH PADA KOMUNITAS LANSIA Richa Cahya Setyawati; M. Bachtiar Safrudin; Naya Amalia; Dwi Widyastuti; Kartika Setia Purdani; Rona Mika; Putri Amanda Arra; Salsabila Noor Aisyah; Neti Nurjanah; Miftahul Arzaaq
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3108

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada lansia, dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Berbagai metode telah digunakan untuk mengendalikan tekanan darah, salah satunya melalui aktivitas fisik seperti senam hipertensi. Senam ini bertujuan meningkatkan elastisitas pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi darah, serta mengurangi resistensi perifer yang berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Selain itu, senam hipertensi juga dapat meningkatkan kapasitas aerobik, mengurangi stres, serta membantu regulasi hormon yang berperan dalam keseimbangan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen akademik yang membahas efektivitas senam hipertensi dalam mengontrol tekanan darah pada lansia. Penelitian menunjukkan bahwa lansia yang rutin melakukan senam hipertensi selama 60 menit sekali seminggu selama 4 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan. Senam hipertensi terbukti sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mengontrol tekanan darah, terutama jika dilakukan dengan durasi dan intensitas yang sesuai serta didukung pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Senam hipertensi terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah jika dilakukan dengan durasi dan intensitas yang sesuai, serta didukung pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Senam ini dapat menjadi alternatif yang mudah diterapkan dalam pengelolaan hipertensi secara nonfarmakologis.