Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Rice Production Trends and Forecasting Using the Least Square Method in West Sumatra Province Andreas Sitanggang
Journal of Innovation, Business Management and Entrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Journal of Innovation, Business Management and Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/imbas.v1i1.4129

Abstract

Rice is a strategic commodity that is the main food for most people in Indonesia. West Sumatra Province as one of the regions in Indonesia where most of the people consume rice is faced with fluctuations in rice production. Information on production trends and forecasts of future rice production is very important in efforts to maintain the availability of rice for the community. This study aims to identify rice production trends and predict rice production in West Sumatra Province. The data used in this study are secondary data obtained from the Central Statistics Agency, namely time series data on rice production in West Sumatra Province in 2018-2024. The data analysis used to identify rice production trends in West Sumatra Province is descriptive analysis and to predict rice production in West Sumatra, the Least Square method and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) analysis are used to measure the level of accuracy of the forecast data. The results of the study show that throughout 2018-2024, rice production in West Sumatra Province showed a negative trend with an average decrease in production of 11,480.95 tons per year and it is predicted that in 2025-2029 rice production in West Sumatra Province will experience a decrease in production with an average decrease of 7,222.75 tons per year.
PENENTUAN KOMODITAS PERKEBUNAN RAKYAT UNGGULAN DI KABUPATEN PULANG PISAU Wispa Agustia; Andreas Sitanggang
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v12i1.245

Abstract

Pengembangan perkebunan rakyat yang efektif memerlukan identifikasi komoditas unggulan berbasis keunggulan komparatif wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas perkebunan rakyat unggulan di Kabupaten Pulang Pisau berdasarkan analisis Location Quotient (LQ) pada tingkat kecamatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder produksi perkebunan rakyat periode 2020–2024 yang mencakup komoditas kelapa sawit, kelapa, karet, dan kopi. Analisis LQ digunakan untuk mengidentifikasi wilayah basis dan non-basis masing-masing komoditas serta pola spesialisasi wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas unggulan utama Kabupaten Pulang Pisau dengan sebaran wilayah basis yang relatif luas, terutama di Kecamatan Sebangau Kuala, Maliku, Pandih Batu, dan Jabiren Raya. Komoditas kelapa dan karet menunjukkan keunggulan komparatif yang bersifat spesifik wilayah, di mana kelapa sangat terpusat di Kecamatan Kahayan Kuala sebagai wilayah basis utama, sedangkan karet masih berperan penting di Kecamatan Kahayan Tengah, Banama Tingang, dan Kahayan Hilir meskipun menghadapi tantangan struktural. Sementara itu, kopi merupakan komoditas unggulan lokal terbatas yang memiliki keunggulan komparatif sangat tinggi namun terlokalisasi, terutama di Kecamatan Maliku, dengan potensi pengembangan terbatas di Kecamatan Pandih Batu. Temuan ini menegaskan bahwa penentuan komoditas unggulan perkebunan rakyat tidak dapat dilakukan secara seragam di seluruh wilayah, sehingga pendekatan pengembangan berbasis keunggulan komparatif dan diferensiasi wilayah diperlukan agar kebijakan pengembangan perkebunan rakyat lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
PENENTUAN KOMODITAS PERKEBUNAN RAKYAT UNGGULAN DI KABUPATEN PULANG PISAU Wispa Agustia; Andreas Sitanggang
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v12i1.245

Abstract

Pengembangan perkebunan rakyat yang efektif memerlukan identifikasi komoditas unggulan berbasis keunggulan komparatif wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas perkebunan rakyat unggulan di Kabupaten Pulang Pisau berdasarkan analisis Location Quotient (LQ) pada tingkat kecamatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder produksi perkebunan rakyat periode 2020–2024 yang mencakup komoditas kelapa sawit, kelapa, karet, dan kopi. Analisis LQ digunakan untuk mengidentifikasi wilayah basis dan non-basis masing-masing komoditas serta pola spesialisasi wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas unggulan utama Kabupaten Pulang Pisau dengan sebaran wilayah basis yang relatif luas, terutama di Kecamatan Sebangau Kuala, Maliku, Pandih Batu, dan Jabiren Raya. Komoditas kelapa dan karet menunjukkan keunggulan komparatif yang bersifat spesifik wilayah, di mana kelapa sangat terpusat di Kecamatan Kahayan Kuala sebagai wilayah basis utama, sedangkan karet masih berperan penting di Kecamatan Kahayan Tengah, Banama Tingang, dan Kahayan Hilir meskipun menghadapi tantangan struktural. Sementara itu, kopi merupakan komoditas unggulan lokal terbatas yang memiliki keunggulan komparatif sangat tinggi namun terlokalisasi, terutama di Kecamatan Maliku, dengan potensi pengembangan terbatas di Kecamatan Pandih Batu. Temuan ini menegaskan bahwa penentuan komoditas unggulan perkebunan rakyat tidak dapat dilakukan secara seragam di seluruh wilayah, sehingga pendekatan pengembangan berbasis keunggulan komparatif dan diferensiasi wilayah diperlukan agar kebijakan pengembangan perkebunan rakyat lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.