Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multicultural Leadership Principles in Islamic Education: A Quranic and Hadith Perspective Rahmad Espihani; Tuti Fiani; Jasiah Jasiah; Muslimah Muslimah; Normuslim Normuslim; Dakir Dakir
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 14 No. 1 (2025): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v14i1.2261

Abstract

This article discusses the normative foundation of multicultural leadership from the perspective of the Qur'an and Hadith, as well as strategies for improving the quality of madrasah learning in the context of implementation and challenges in the era of globalization. Multicultural leadership has become a necessity in heterogeneous educational environments, especially in madrasahs, which not only serve as centers for religious education but also play a strategic role in the formation of national character. The Qur'an and Hadith provide basic principles such as justice, consultation, tolerance, and respect for differences as a foundation for building inclusive leadership. In the context of globalization, madrasahs face challenges such as technological disruption, changes in social values, and global educational quality standards. Therefore, the strategy for improving the quality of learning needs to be directed towards strengthening teacher competencies, developing a curriculum that is responsive to the needs of the times, and visionary and adaptive school leadership in the face of change. This article uses a descriptive qualitative approach with literature study as the main method. The results of the study indicate that the integration of multicultural leadership values based on Islamic teachings and contextual quality improvement strategies are key in addressing the challenges of madrasahs in the era of globalization.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi dan Penanganan Sampah di Desa Bunut: Perspektif Program KKN Siti Wahyuni; Azizah Azizah; Regita Cahyani; , Sofi Diya Ulhak; Angger Rivani; Al Hasim; Arief Billah Maulana; Hendra Hamidi; Laili Azizah; Muslimah Muslimah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4320

Abstract

Desa Bunut, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau merupakan salah satu wilayah rawan banjir akibat kebiasaan sebagian besar masyarakat membuang sampah organik maupun non organik langsung ke badan sungai. Kebiasaan tersebut menyebabkan pendangkalan dan penyumbatan aliran sungai sehingga pada musim hujan berulang kali terjadi banjir yang memaksa warga mengungsi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata sebagai fasilitator edukasi pengelolaan dan penanganan sampah bagi masyarakat Desa Bunut agar tercipta perubahan perilaku dan lingkungan yang lebih sehat. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan pemilahan sampah organik dan non organik, pembuatan sarana penampungan sampah sementara, serta pendampingan pembentukan bank sampah. Kegiatan dilaksanakan selama empat puluh lima hari dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Desa Bunut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai bahaya membuang sampah ke sungai, mulai diterapkannya pemilahan sampah rumah tangga, serta berkurangnya volume sampah yang dibuang ke badan sungai. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui rintisan bank sampah desa sebagai upaya jangka panjang mencegah banjir dan mewujudkan Desa Bunut yang bersih dan tangguh bencana.