Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Deskriptif Akses Fasilitas Sanitasi Layak Jamban Sehat dan Kejadian Diare Batuatas Ardiansyah Mahlia; Herli Anita; Ida Royani Sampulawa
Jurnal Riset Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Februari-April
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, terutaman di wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses sanitasi. Rendahnya kepemilikan jamban sehat merupakan faktor lingkungan yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian diare. Kabupaten Buton Selatan, khususnya wilayah kerja Puskesmas Batuatas, memiliki kondisi geografis pesisir yang menantang sehingga rentan menghadapi masalah sanitasi dan kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan distribusi akses jamban sehat dan kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Batuatas periode 2022–2024 berdasarkan data sekunder Profil Kesehatan Puskesmas. Metode penelitian yaitu enelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Profil Kesehatan Puskesmas Batuatas. Data yang dianalisis meliputi persentase keluarga dengan jamban sehat dan angka kejadian diare pada seluruh kelompok umur. Analisis dilakukan melalui tabel dan grafik untuk menafsirkan pola serta tren secara naratif. Hasil yaitu Cakupan jamban sehat menurun dari 77,45% (2022) menjadi 64,04% (2024). Sebaliknya, insiden diare meningkat dari 23,15 per 1.000 penduduk (2022) menjadi 24,25 per 1.000 penduduk (2024).
Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Remaja Terhadap Pentingnya Berperilaku Sehat dan Bertanggung Jawab di SMA Negeri 9 Kendari Tahun 2025 Sartiah Yusran; I Putu Sudayasa; Ardiansyah Adi Putra; Cici Wulandari Asmun; Fadilatulsyam; Herli Anita; Ida Royani Sampulawa; Isnaeni Salamiyah; Laode Muh. Al-Kasran Razak
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.772

Abstract

Background: Early marriage remains a social issue that negatively affects adolescents’ health, education, and overall well-being. Limited understanding among adolescents regarding the risks of early marriage highlights the need for structured and targeted educational interventions within the school setting. Objective: This activity aimed to increase adolescents’ knowledge and awareness of the definition, causes, and impacts of early marriage, while encouraging students to prioritize education and psychological readiness before entering marriage. Methods: This community service activity employed a descriptive design with an educational approach through interactive counseling on early marriage involving 35 twelfth-grade students at Kendari State High School 9. Data were collected through participatory observation and group discussions, and analyzed using descriptive qualitative methods. Results: The findings showed that students participated enthusiastically, actively engaged in discussions, and demonstrated an improved understanding of the health, psychological, social, and educational impacts of early marriage. In addition, students exhibited increased awareness of the importance of adopting healthy and responsible attitudes toward reproductive health. Conclusion: The socialization activity was effective in fostering critical attitudes and raising students’ awareness of the negative impacts of early marriage. Therefore, it has the potential to serve as a preventive effort to reduce child marriage and prevent the phenomenon of “children giving birth to children” in the school environment.