Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Informasi Pelayanan Jasa Laundry Pada Berkah Laundry Kabupaten Soppeng Hendrawansyah Hendrawansyah; Sri Wulandari Sri Wulandari; Arisal Arisal
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i1.14293

Abstract

Berkah Laundry merupakan sebuah usaha laundry di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan, sehingga  Berkah Laundry menghadapi tantangan dalam pelayanan manual atau konvensional, pelayanan yang masih manual ini dirasa kurang efektif dan efisien karena memakan waktu yang lama dan seringkali menyebabkan kehilangan struk serta ketidakefisienan dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pelayanan Jasa Laundry pada Berkah Laundry guna mempermudah proses pencatatan dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi dan wawancara dengan pemilik Berkah Laundry untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan sistem. Sistem informasi yang dikembangkan diharapkan dapat mengotomatiskan pencatatan transaksi, mengurangi risiko kehilangan data, dan mempercepat proses pelayanan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan Berkah Laundry, memberikan kenyamanan bagi pelanggan, serta membantu usaha laundry ini beroperasi lebih efisien dan efektif. Metode pengembangan system yang dipakai dalam perancangan perangkat lunak ini menggunakan metode waterfall yang didukung dengan perancangan database menggunakan pemrograman PHP serta MySQL sebagai tempat penyimpangan database, teknik pengujian sistem yang digunakan adalah Blackbox testing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi dalam operasional laundry dapat memberikan manfaat signifikan dalam hal efisiensi waktu, tenaga, dan biaya, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengusaha laundry lainnya dalam mengadopsi teknologi untuk mengoptimalkan operasional mereka.
Sistem Informasi E-Voting Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Berbasis Web Pada Kampus STMIK Amika Soppeng Sri Wulandari; Hendrawansyah Hendrawansyah; Nina Hariyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14761

Abstract

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK Amika Soppeng merupakan suatu unit kemasiswaan yang berperan penting dalam mengorganisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan institusi. Pemilihan ketua BEM di STMIK Amika Soppeng saat ini masih dilakukan secara manual, yang dimana masih menggunakan kertas suara dan proses perhitungan yang memakan waktu. Metode konvensional ini memiliki beberapa kelemahan seperti potensi kecurangan, ketidakefisienan dan kurangnya partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemilihan dengan mengurangi waktu dan usaha dalam pemberian dan perhitungan suara, serta meningkatkan keamanan dan integritas untuk mencegah kecurangan dan memastikan akurasi hasil. Sistem ini menggunakan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS dan Java Script. Kemudian menggunakan Laragon dan Mysql sebagai penyimpanan database. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi e-voting pemilihan ketua BEM berbasis web ini adalah metode waterfall. Pengujian sistem yang dilakukan dengan metode Blackbox untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang menjadi wadah dalam pemilihan ketua BEM. Berdasarkan dari hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini dapat mempermudah proses pemilihan Ketua BEM dan menjadikannya lebih efektif serta dapat meminimalisir risiko kesalahan yang kemungkinan akan terjadi.
Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Baju Adat Dan Senjata Tradisional Sulawesi Di SDN 22 Jerae Soppeng Sri Wulandari; Hendrawansyah Hendrawansyah; Kamarudin Kamarudin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15602

Abstract

Pembelajaran budaya lokal sejak dini sangat penting dalam menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa. Namun, metode konvensional yang digunakan di sekolah dasar seperti buku teks dan penjelasan lisan sering kurang menarik perhatian siswa dan membuat proses belajar menjadi pasif. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif dan mampu mendorong keterlibatan siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) yang dapat digunakan sebagai media interaktif dalam memperkenalkan baju adat dan senjata tradisional Sulawesi di SDN 22 Jerae Soppeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan guru untuk mengetahui kebutuhan pembelajaran, serta studi literatur terkait materi dan teknologi pendukung. Proses pengembangan aplikasi mengikuti metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang mencakup tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi AR berbasis Android yang mampu menampilkan objek 3D dan suara latar lagu daerah ketika marker dikenali oleh kamera perangkat. Aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet sehingga dapat digunakan dengan mudah di lingkungan sekolah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan sesuai fungsinya dan berhasil meningkatkan minat belajar siswa serta membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan dibandingkan metode sebelumnya. Oleh karena itu, penggunaan teknologi AR dalam pembelajaran budaya dapat menjadi solusi inovatif dalam mengenalkan warisan budaya lokal secara menarik dan efektif kepada siswa sekolah dasar.
Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit pada Tanaman Jagung menggunakan Metode Forward Chaining Sri Wulandari; Andi Irfan; Hendrawansyah Hendrawansyah; Muh. Zubair
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.334

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama di Indonesia yang memiliki nilai strategis tinggi. Namun, produktivitas jagung seringkali terhambat oleh serangan berbagai penyakit seperti bulai, busuk batang, dan karat daun. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah kesulitan dalam mengidentifikasi jenis penyakit secara cepat dan akurat, karena minimnya pengetahuan terkait gejala penyakit tanaman. Akibatnya, penanganan yang dilakukan seringkali tidak tepat sasaran dan menurunkan hasil panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem pakar pendeteksi penyakit pada tanaman jagung menggunakan metode forward chaining agar petani dapat melakukan diagnosis penyakit secara mandiri dan akurat berdasarkan gejala yang tampak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan MySQL. Sistem pakar ini dirancang berbasis web dan menggunakan metode forward chaining, yaitu teknik penalaran yang bekerja dari fakta awal (gejala) menuju kesimpulan (penyakit). Fitur utama dari sistem ini meliputi input gejala, proses inferensi, rekomendasi penanganan, serta penyimpanan riwayat diagnosa. Pengujian dilakukan dengan metode white box, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem berfungsi sesuai logika yang dirancang, mampu membantu petani dalam proses diagnosis penyakit tanaman jagung secara efisien dan tepat sasaran.