Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sistem Informasi Pendataan Anggota Kelompok Tani Penerima Pupuk Bersubsidi Pada Desa Marioritengnga Kabupaten Soppeng Sri Wulandari; Ni’matullah Muin; Nurfadillah Suprayitno; Syarifuddin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 2 (2023): Artikel Penelitian 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i2.13195

Abstract

Pertanian merupakan aspek paling penting untuk menunjang bagi kehidupan manusia, dimana pertanian harus terus berkembang seiring perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi informasi. Sektor pertanian mempunyai posisi strategis terutama sebagai penyuplai kebutuhan dan meningkatkan ketahanan pangan rakyat Indonesia. Kelompok tani adalah salah satu sektor dasar yang langsung bersentuhan dengan para petani. Saat ini sudah diterapkan disebagian besar wilayah Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan Kabupaten Soppeng Desa Marioritengnga Kecamatan Marioriwawo, telah dibentuk kelompok tani subsidi pupuk namun di pelosok–pelosok Desa, pembagian pupuk masih menggunakan sistem secara manual dan lemahnya sistem pengawasan dalam penyaluran pupuk bersubsidi sehingga masalah seringkali muncul dalam pembagian pupuk bersubsidi tidak merata. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian aplikasi sistem informasi pendataan anggota kelompok tani penerima pupuk bersubsidi pada Desa Marioritengnga Kabupaten Soppeng. Hasil pengujian aplikasi sistem informasi menunjukkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan (berhasil). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi sistem informasi pendataan anggota kelompok tani penerima pupuk bersubsidi pada Desa Marioritengnga Kabupaten Soppeng dapat membantu ketua kelompok tani dalam penginputan data anggota tani dengan mudah sehingga lebih amanah dalam pembagian pupuk bersubsidi dan lebih adil. Adapun rekomendasi dari penelitian ini yaitu perlu melakukan penelitian lanjutan dan melakukan pengembangan terhadap aplikasi sistem informasi pendataan anggota kelompok tani penerima pupuk bersubsidi pada Desa Marioritengnga Kabupaten Soppeng.
Analisis Keamanan Jaringan Nirkabel Menggunakan Wireless Intrusion Detection System (WIDS) Andi Irfan; Andi Zulkifli Nusri; Zul Rachmat; Sri Wulandari
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/jisti.v7i1.195

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis kualitas jaringan nirkabel pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan tools Wireless Intrusion Detection System (WIDS) pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan metode yang mengadaptasi metode System Development Life Cycle (SDLC) mulai dari tahapan perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi dengan cara memahami dan menyeleksi keadaan dan proses yang dilakukan pengguna untuk dapat mendukung kebutuhan pengguna, setelah melakukan tahapan perencanaan dan analisa. Adapun metode yang digunakan adalah metode Wireless Intrusion Detection System (WIDS) dengan menggunakan Wireshark sebagai Tools. Hasil penelitian menunjukkan wireshark dapat mendeteksi serangan yang dilakukan penyusup dengan melihat informasi dari hasil capture paket data yang dilakukan, mulai dari IP yang digunakan dan protokol apa yang digunakan. Setelah melakukan serangkaian pengujian dan analisis data, penggunaan metode WIDS dengan Wireshark, dapat mendeteksi serangan yang terjadi didalam sistem jaringan pada kantor DPRD Kabupaten Soppeng
Sistem Informasi E-Voting Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Berbasis Web Pada Kampus STMIK Amika Soppeng Sri Wulandari; Hendrawansyah Hendrawansyah; Nina Hariyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14761

Abstract

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK Amika Soppeng merupakan suatu unit kemasiswaan yang berperan penting dalam mengorganisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan institusi. Pemilihan ketua BEM di STMIK Amika Soppeng saat ini masih dilakukan secara manual, yang dimana masih menggunakan kertas suara dan proses perhitungan yang memakan waktu. Metode konvensional ini memiliki beberapa kelemahan seperti potensi kecurangan, ketidakefisienan dan kurangnya partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemilihan dengan mengurangi waktu dan usaha dalam pemberian dan perhitungan suara, serta meningkatkan keamanan dan integritas untuk mencegah kecurangan dan memastikan akurasi hasil. Sistem ini menggunakan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS dan Java Script. Kemudian menggunakan Laragon dan Mysql sebagai penyimpanan database. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi e-voting pemilihan ketua BEM berbasis web ini adalah metode waterfall. Pengujian sistem yang dilakukan dengan metode Blackbox untuk memastikan kualitas dan kesesuaian dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang menjadi wadah dalam pemilihan ketua BEM. Berdasarkan dari hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini dapat mempermudah proses pemilihan Ketua BEM dan menjadikannya lebih efektif serta dapat meminimalisir risiko kesalahan yang kemungkinan akan terjadi.
Strategi Penguatan UMKM Industri Kreatif untuk Mewujudkan Ekonomi Inklusif di Daerah Non-Metropolitan: Studi di Kab. Soppeng ZH Nurul Kusumawardhani; Sri Wulandari; Amriadi Amriadi; Kasmirandi Kasmirandi; Subhan Akbar Abbas
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.15038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif di daerah non-metropolitan, dengan studi kasus di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari ketimpangan ekonomi antarwilayah yang masih tinggi dan belum optimalnya kontribusi UMKM kreatif terhadap distribusi kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sekuensial eksploratoris. Metode ini diawali dengan eksplorasi kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM kreatif dan kepala dinas terkait, kemudian dilanjutkan dengan analisis kuantitatif menggunakan kuesioner Likert terhadap 100 pelaku UMKM di tiga kecamatan utama penghasil kuliner, kerajinan, dan fashion. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh digitalisasi, kapasitas usaha, akses pasar, dan pelatihan & pendampingan terhadap indikator ekonomi inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kapasitas usaha (β = 0.555), pelatihan & pendampingan (β = 0.500), dan digitalisasi (β = 0.331) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi inklusif, sementara akses pasar belum memiliki pengaruh signifikan secara statistik. R² sebesar 0.62 mengindikasikan bahwa kombinasi ketiga variabel mampu menjelaskan sekitar 62% variasi dalam terciptanya ekonomi inklusif di kalangan pelaku UMKM kreatif. Secara umum, tantangan terbesar yang dihadapi pelaku UMKM di Soppeng adalah minimnya akses terhadap pelatihan berkelanjutan, infrastruktur digital, dan pasar luar daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan teori ekosistem kewirausahaan dan pendekatan pembangunan inklusif berbasis kapabilitas. Dengan mengadopsi pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, UMKM di daerah non-metropolitan seperti Soppeng memiliki potensi besar untuk menjadi pilar pemerataan ekonomi nasional
Aplikasi Augmented Reality Pengenalan Baju Adat Dan Senjata Tradisional Sulawesi Di SDN 22 Jerae Soppeng Sri Wulandari; Hendrawansyah Hendrawansyah; Kamarudin Kamarudin
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15602

Abstract

Pembelajaran budaya lokal sejak dini sangat penting dalam menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa. Namun, metode konvensional yang digunakan di sekolah dasar seperti buku teks dan penjelasan lisan sering kurang menarik perhatian siswa dan membuat proses belajar menjadi pasif. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang lebih interaktif dan mampu mendorong keterlibatan siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) yang dapat digunakan sebagai media interaktif dalam memperkenalkan baju adat dan senjata tradisional Sulawesi di SDN 22 Jerae Soppeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung, wawancara dengan guru untuk mengetahui kebutuhan pembelajaran, serta studi literatur terkait materi dan teknologi pendukung. Proses pengembangan aplikasi mengikuti metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang mencakup tahapan concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi AR berbasis Android yang mampu menampilkan objek 3D dan suara latar lagu daerah ketika marker dikenali oleh kamera perangkat. Aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet sehingga dapat digunakan dengan mudah di lingkungan sekolah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan sesuai fungsinya dan berhasil meningkatkan minat belajar siswa serta membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan dibandingkan metode sebelumnya. Oleh karena itu, penggunaan teknologi AR dalam pembelajaran budaya dapat menjadi solusi inovatif dalam mengenalkan warisan budaya lokal secara menarik dan efektif kepada siswa sekolah dasar.
Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit pada Tanaman Jagung menggunakan Metode Forward Chaining Sri Wulandari; Andi Irfan; Hendrawansyah Hendrawansyah; Muh. Zubair
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.334

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama di Indonesia yang memiliki nilai strategis tinggi. Namun, produktivitas jagung seringkali terhambat oleh serangan berbagai penyakit seperti bulai, busuk batang, dan karat daun. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah kesulitan dalam mengidentifikasi jenis penyakit secara cepat dan akurat, karena minimnya pengetahuan terkait gejala penyakit tanaman. Akibatnya, penanganan yang dilakukan seringkali tidak tepat sasaran dan menurunkan hasil panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem pakar pendeteksi penyakit pada tanaman jagung menggunakan metode forward chaining agar petani dapat melakukan diagnosis penyakit secara mandiri dan akurat berdasarkan gejala yang tampak. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan MySQL. Sistem pakar ini dirancang berbasis web dan menggunakan metode forward chaining, yaitu teknik penalaran yang bekerja dari fakta awal (gejala) menuju kesimpulan (penyakit). Fitur utama dari sistem ini meliputi input gejala, proses inferensi, rekomendasi penanganan, serta penyimpanan riwayat diagnosa. Pengujian dilakukan dengan metode white box, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem berfungsi sesuai logika yang dirancang, mampu membantu petani dalam proses diagnosis penyakit tanaman jagung secara efisien dan tepat sasaran.