Toko Chandra Motor merupakan usaha ritel yang berfokus pada penjualan suku cadang kendaraan bermotor. Dalam proses operasionalnya, toko masih menggunakan pencatatan manual yang berdampak pada kurangnya efisiensi dan keakuratan data, khususnya dalam pencarian faktur penjualan untuk proses retur barang, pelacakan jatuh tempo pelunasan hutang, serta pengelolaan persediaan. Hal ini menimbulkan risiko terjadinya kesalahan pencatatan dan keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini dibuat dengan tujuan merancang sistem informasi yang mampu mengintegrasikan proses pembelian, penjualan, dan pengelolaan persediaan agar lebih efektif dan efisien. Kualitatif menjadi pendekatan pada penelitian ini, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang relevan. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode System Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari tujuh tahapan, yaitu: Identifikasi Masalah, Peluang, dan Tujuan; Menentukan Kebutuhan Informasi Manusia; Menganalisis Kebutuhan-kebutuhan Sistem; Merancang Sistem yang direkomendasikan; Mengembangkan dan Mendokumentasikan Perangkat Lunak; Pengujian dan Pemeliharaan Sistem; Implementasi dan Evaluasi Sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang berbasis desktop dengan rancangan menggunakan Figma serta SQL Server mampu menangani pencatatan transaksi, menghasilkan laporan, serta membantu pemilik toko dalam mengelola aktivitas operasional secara lebih terstruktur dan akurat. Sistem ini juga memudahkan pelacakan transaksi, pelunasan hutang, dan kondisi stok barang secara real-time. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan efisiensi kerja meningkat dan kesalahan dalam pencatatan transaksi dapat diminimalkan.