Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Audit Sistem Informasi Menggunakan Framework COBIT 4.1 pada Website Mydigilearn Telkom Indonesia Ilham Fannani; Luthfia Nurma Hapsari; Yenny Rahmawati; Ahmad Muhariya
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v10i1.15669

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini tak bisa dibendung lagi. Kemajuan disetiap bidang tak lepas dari teknologi sebagai penunjangnya, terutama teknologi informasi. Akan tetapi hal tersebut harus dimbangi dengan adanya sebuah evaluasi atau audit terhadap sistem informasi sehingga ancaman atau kerugian dapat dihindari ataupun dicegah. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana kinerja sistem informasi pembelajaran yaitu mydigilearn sebagai layanan publik yang telah diterapkan untuk karyawan internal Telkom Indonesia dan memberikan rekomendasi tata kelola perbaikan setelah mengetahui kesenjangan antara tatakelola saat ini dengan tatakelola yang diharapkan sesuai dengan framework yang digunakan. Framework yang digunakan dalam penelitian ini adalah COBIT versi 4.1 khusus pada domain Deliver and Support (DS). Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara dan kuisioner dengan narasumber yang telah ditentukan sesuai dengan domain dan Control Objective yang digunakan. Metode analisis data dilakukan beberapa tahap, yaitu penentuan domain, penentuan proses kontrol, penentuan indikator dan pemetaan tingkatkematangan. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan (maturity level) pada implementasi mydigilearn Telkom Indonesia khusus pada Domain DS, yaitu berada pada level 4 yang berarti sudah terukur dan terintegrasi antar proses yang berlangsung. Dan analisa GAP antara kondisi yang diharapkan dengan kondisi saat ini rata-rata sebesar 0,6.
Explainable Machine Learning untuk Prediksi Risiko Penyakit Jantung Menggunakan Random Forest dan Analisis SHAP Luthfia Nurma Hapsari; Ilham Fannani; Yenny Rahmawati; Ahmad Muhariya
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v10i1.15766

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, sehingga diperlukan metode yang efektif untuk memprediksi risiko penyakit tersebut secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan machine learning berbasis Random Forest dalam memprediksi risiko penyakit jantung menggunakan data klinis pasien, serta meningkatkan transparansi model melalui pendekatan explainable machine learning menggunakan SHAP. Dataset yang digunakan merupakan data penyakit jantung publik yang berisi fitur-fitur klinis seperti usia, jenis kelamin, tekanan darah, kadar kolesterol, dan denyut jantung maksimum. Model Random Forest dilatih dan dievaluasi menggunakan data uji dengan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model Random Forest memperoleh nilai akurasi sebesar 0,80 dan F1-score tertimbang sebesar 0,80. Selain itu, nilai recall sebesar 0,80 dan precision 0,82 pada kelas penyakit jantung menunjukkan bahwa model cukup efektif dalam mendeteksi pasien yang berisiko. Analisis interpretabilitas menggunakan SHAP menunjukkan bahwa fitur chest pain type, thalassemia, dan jumlah pembuluh darah utama merupakan fitur yang memiliki kontribusi paling besar terhadap prediksi risiko penyakit jantung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Random Forest dengan pendekatan explainable machine learning berbasis SHAP mampu memberikan prediksi yang cukup baik serta interpretasi model yang lebih transparan, sehingga berpotensi digunakan sebagai alat bantu analisis berbasis data pada prediksi risiko penyakit jantung. Kata kunci: penyakit jantung, machine learning, Random Forest, SHAP, explainable machine learning.