Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Puasa Bagi Sopir: Analisis Pandangan Ustadz Abdul Somad, Buya Yahya, Dan Gus Baha Alihan Sastra; Meta Amelia; Serhli Adellia; Ahmad Dimas Zulchoiri; Muhammad Ihsan Sawaluddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.621

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai status seorang sopir dalam perspektif hukum Islam, berdasarkan pandangan Gus Baha, Buya Yahya, dan Ustadz Adi Hidayat. Fokus kajian ini adalah bagaimana ketiga ulama tersebut memahami keringanan (rukhsah) dalam puasa bagi musafir, khususnya bagi sopir yang selalu bepergian dalam pekerjaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research (studi kepustakaan). Data yang dikaji berasal dari sumber tertulis seperti buku, artikel, fatwa, serta ceramah ketiga ulama yang tersedia dalam bentuk video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Islam memberikan rukhsah (keringanan) bagi musafir untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain, namun terdapat perbedaan dalam penerapan hukumnya bagi sopir yang bepergian setiap hari. Gus Baha tidak mengategorikan sopir sebagai musafir, sedangkan Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat membolehkan rukhsah dengan syarat tertentu.
Strategi Edukasi Anti Bullying Melalui Program KKN Dalam Upaya Pencegahan Bullying pada Siswa SDN 07 Lembak Nasywa Yunisah; Fitri Yani; Nursahida Nursahida; Siti Monalisa; Randi Gunawan; Alihan Sastra
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal in progress
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v2i4.352

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata di SDN 7 Lembak bertujuan untuk mengedukasi dan mencegah perilaku bullying pada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini menggunakan metode Pendidikan Masyarakat yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pemanfaatan media audio visual. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa intervensi edukatif ini sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa secara komprehensif. Pada ranah kognitif, siswa mampu mengidentifikasi berbagai bentuk perundungan dan memahami aturan hukum yang berlaku. Pada ranah afektif, penggunaan pendekatan kriminologi dan video animasi sukses menumbuhkan empati kolektif mengenai dampak trauma korban. Pada ranah psikomotorik, siswa menjadi lebih berani menolak perlakuan buruk dan melapor kepada guru. Kesimpulannya, program ini berhasil membangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Guna melengkapi program ini, pengabdi selanjutnya disarankan untuk merancang edukasi literasi digital demi mencegah cyberbullying.