Dalam beberapa tahun terakhir, industri keuangan telah mengalami transformasi signifikan berkat kemajuan teknologi, yang dikenal sebagai fintech. Salah satu area yang paling menarik dalam perkembangan ini adalah peran fintech dalam memfasilitasi investasi berkelanjutan, yang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana platform fintech dapat mendukung investasi berkelanjutan dan dampaknya terhadap tanggung jawab sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi berbagai model bisnis fintech yang berfokus pada investasi berkelanjutan, termasuk crowdfunding untuk proyek energi terbarukan, aplikasi investasi yang memprioritaskan perusahaan dengan praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan robo-advisors yang menawarkan portofolio berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech tidak hanya meningkatkan aksesibilitas investasi berkelanjutan bagi individu dan institusi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan. Namun, tantangan seperti kurangnya regulasi yang jelas dan kesadaran konsumen yang rendah masih menjadi hambatan dalam memaksimalkan potensi fintech dalam mendukung investasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih besar, kolaborasi antara pemangku kepentingan, termasuk perusahaan fintech, investor, dan pembuat kebijakan, sangat penting. Rekomendasi untuk meningkatkan peran fintech dalam investasi berkelanjutan juga disajikan, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di sektor keuangan.