Oksfriani Jufri Sumampouw
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut pada Laki-laki Dewasa Anneke Tahulending; Vega Roosa Fione; Jilasari S. Sahib; Oksfriani Jufri Sumampouw; Jeini Ester Nelwan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.748

Abstract

MerokokĀ  merupakan faktor risiko terjadinya beberapa jenis penyakit, baik lokal maupun sistemik. Tar, nikotin, dan karbon monoksida merupakan tiga macam bahan kimia yang paling berbahaya dalam asap rokok. Bahan kimia ini berpengaruh terhadap kebersihan gigi dan mulut yang dapat meningkatkan plak dan kotoran lain yang berada di atas permukaan gigi seperti debris dan kalkulus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok terhadap indeks kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) pada laki-laki dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget pada Mei 2024. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yaitu kuesioner kebiasaan merokok dan alat pengukur kebersihan gigi dan mulut. Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Uji hubungan antar variabel menggunakan uji khi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden paling banyak terdistribusi pada kategori sedang sebanyak 20 responden (50%) untuk kebiasaan merokok dan kategori tingkat kebersihan gigi dan mulut Sedang sebanyak 19 responden (47,5%). Secara umum, responden yang memiliki tingkat kebiasaan merokok yang sedang sebanyak 20 responden (50%) dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut yang baik sebanyak 9 reponden dan kategori buruk sebanyak 2 responden. Hasil uji analisis statistik diperoleh nilai p sebesar 0,221 (p > 0,05). Nilai ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kebersihan gigi dan mulut. Kesimpulan penelitian ini yaitu kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan indeks keberihan gigi dan mulut pada laki-laki dewasa