Journal of Innovative and Creativity
Vol. 5 No. 2 (2025)

Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut pada Laki-laki Dewasa

Anneke Tahulending (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, Indonesia)
Vega Roosa Fione (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, Indonesia)
Jilasari S. Sahib (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, Indonesia)
Oksfriani Jufri Sumampouw (Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan)
Jeini Ester Nelwan (5Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 May 2025

Abstract

MerokokĀ  merupakan faktor risiko terjadinya beberapa jenis penyakit, baik lokal maupun sistemik. Tar, nikotin, dan karbon monoksida merupakan tiga macam bahan kimia yang paling berbahaya dalam asap rokok. Bahan kimia ini berpengaruh terhadap kebersihan gigi dan mulut yang dapat meningkatkan plak dan kotoran lain yang berada di atas permukaan gigi seperti debris dan kalkulus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok terhadap indeks kebersihan gigi dan mulut (OHI-S) pada laki-laki dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget pada Mei 2024. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yaitu kuesioner kebiasaan merokok dan alat pengukur kebersihan gigi dan mulut. Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Uji hubungan antar variabel menggunakan uji khi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden paling banyak terdistribusi pada kategori sedang sebanyak 20 responden (50%) untuk kebiasaan merokok dan kategori tingkat kebersihan gigi dan mulut Sedang sebanyak 19 responden (47,5%). Secara umum, responden yang memiliki tingkat kebiasaan merokok yang sedang sebanyak 20 responden (50%) dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut yang baik sebanyak 9 reponden dan kategori buruk sebanyak 2 responden. Hasil uji analisis statistik diperoleh nilai p sebesar 0,221 (p > 0,05). Nilai ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kebersihan gigi dan mulut. Kesimpulan penelitian ini yaitu kebiasaan merokok tidak berhubungan dengan indeks keberihan gigi dan mulut pada laki-laki dewasa

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...