Hasnan Nafis
West Sumatra Muhammadiyah University Postgraduate (UMSB)

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains Hasnan Nafis; Rosniati Hakim; Dasrizal D; Ahmad Lahmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.880

Abstract

Penerapan neurosains dalam pembelajaran anak usia dini memberikan wawasan yang sangat penting tentang bagaimana otak anak berkembang dan bagaimana proses pembelajaran terjadi. Namun, penting untuk memahami bahwa temuan neurosains harus diterjemahkan dengan bijaksana ke dalam praktik pendidikan yang memperhitungkan keberagaman individu dan aspek sosial-emosional anak. Pendekatan yang berbasis pada pengalaman langsung, interaksi sosial, dan stimulasi yang tepat dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan otak anak. Metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penulisan ini pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains menunjukkan bahwa perkembangan otak anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang mereka terima, baik dari segi sensorik, sosial, maupun emosional. Untuk mendukung pembelajaran yang optimal, penting bagi orang tua dan pendidik untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan otak anak dengan menyediakan stimulasi yang tepat, interaksi sosial yang kaya, dan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini yang berbasis neurosains tidak hanya memfokuskan pada aspek kognitif tetapi juga memperhatikan perkembangan sosial, emosional, dan motorik yang menjadi fondasi untuk belajar di masa depan.
Transformasi Metode/Teknik Mengajar Era Digital Hasnan Nafis; Tamrin Kamal MS; Saifullah SA; Desi Asmaret; Julhadi Julhadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.881

Abstract

Transformasi metode mengajar di era digital memberikan banyak manfaat, termasuk fleksibilitas, interaktivitas, personalisasi, dan kolaborasi. Meskipun menghadapi tantangan seperti kesenjangan akses teknologi dan keterampilan, perubahan ini memungkinkan pendidikan untuk menjadi lebih inklusif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, penting bagi pendidik dan institusi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kompetensi digital mereka agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada dalam pendidikan digital. Metode penulisan yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memusatkan pada pembahasan belajar dan pembelajaran. Karena penelitian ini menggunakanpendekatan kepustakaan jadi tidak terlalu memakan waktu yang sangat panjang, hanya dengan mengumpulkan beberapa data dan informasi dengan beberpa literatur seperti buku dan karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan ini. Hasil penulisan ini bahwa transformasi metode dan teknik mengajar di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran.
Moderasi Beragama Pada Masa Society 5.0 Hasnan Nafis; Rusyidi AM; Shofwan Karim; Sri Wahyuni; Wndra Yulnadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.882

Abstract

Pada masa society 5.0, moderasi beragama dapat dilihat sebagai strategi penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif di tengah kemajuan teknologi. Dalam masyarakat yang semakin terhubung dan berbasis digital, moderasi beragama menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memusatkan pada pembahasan belajar dan pembelajaran. Karena penelitian ini menggunakanpendekatan kepustakaan jadi tidak terlalu memakan waktu yang sangat panjang, hanya dengan mengumpulkan beberapa data dan informasi dengan beberpa literatur seperti buku dan karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan ini. Hasil penulisan ini bahwa moderasi beragama pada masa society 5.0 sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan didukung oleh edukasi dan kebijakan yang tepat, masyarakat dapat memperkuat pemahaman antarumat beragama dan meminimalkan potensi konflik. Teknologi, bila digunakan dengan tepat, dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Aplikasi Qawaid Fiqhiyah Dalam Penyelesaian Problematika Hukum Kontemporer Hasnan Nafis; Mahyudin Ritonga; Abdul Halim Hanafi; Mursal Mursal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.883

Abstract

Al-Qawa'id al-Fiqhiyah merupakan kaidah-kaidah umum yang mencakup berbagai persoalan fiqih, yang memungkinkan seseorang memahami posisi hukum suatu masalah fiqih dalam konteks yang lebih luas. Kaidah-kaidah ini dirumuskan oleh para ulama dengan tujuan untuk memberikan panduan dalam memahami dan menerapkan hukum Islam secara lebih sistematis dan praktis. Namun, meskipun sangat membantu dalam proses analisis hukum Islam, kaidah-kaidah ini sendiri tidak dapat dijadikan sebagai dalil dalam penetapan hukum Islam karena tidak langsung berlandaskan kepada Al-Quran dan Hadis. Ini disebabkan oleh sifatnya yang lebih berupa prinsip-prinsip umum yang terakumulasi dari berbagai kasus fiqih, bukan dalil yang bersifat nash atau memiliki otoritas sebagai hujjah syar’iyyah.Kendati demikian, apabila suatu kaidah fiqih memiliki landasan langsung dari Al-Quran dan Sunnah (nash), maka kaidah tersebut dapat dijadikan sebagai dalil dalam penyusunan hukum Islam. Hal ini menunjukkan bahwa keterkaitan antara kaidah fiqih dan sumber hukum Islam yang utama sangat penting dalam menentukan validitas dan aplikasinya dalam kehidupan umat Muslim. Oleh karena itu, kaidah fiqih berperan sebagai instrumen yang membantu dalam memahami dan menginterpretasikan hukum Islam secara lebih komprehensif. Lebih jauh, kaidah-kaidah fiqih memiliki fungsi krusial dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Sebagai prinsip yang menyelaraskan perilaku dengan nilai-nilai Islam, kaidah fiqih membantu individu dalam menegakkan aturan-aturan agama yang tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dengan keberadaannya, umat Islam dapat membangun masyarakat yang lebih adil, bermoral, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Oleh karena itu, pemahaman terhadap qawa'id fiqhiyah merupakan salah satu aspek penting dalam perjalanan keilmuan Islam, baik bagi para ulama, akademisi, maupun masyarakat secara umum.