Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hak Anak Dalam Perkawinan Di Bawah Umur Menurut Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Nasional Cindy Amalia; Frilia Lili Rahmawati; Marsya Amalina Djatmiko; Rosaria Vani Kurniasari; Aurellia Nayla Putri Wijaya; Mohammad Arya Dharmaputra; Fathan Akbar Hernando; Azzawa Fisarra Sinta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.900

Abstract

Perkawinan di bawah umur merupakan fenomenakompleks yang sering terjadi di Indonesia. Memberikan banyakdampak negatif seperti melanggar hak-hak dasar anak, menimbulkan dampak negatif yang luas terhadap kesejahteraanfisik, psikologis, dan sosial mereka. Hasil penelitianmenunjukkan adanya perbedaan signifikan antara Hukum Islam dan Hukum Nasional. Hukum Islam yang didasarkan pada prinsip maslahah, memberikan fleksibilitas dalam kondisitertentu, memungkinkan perkawinan di bawah umur dengan izinwali dan pertimbangan kemaslahatan. Sebaliknya, hukumnasional, melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang menetapkan batasan usia minimal perkawinan untuk melindungi anak dari dampak burukperkawinan dini. Jurnal ini mengidentifikasi tantangan dalampengimplementasian kedua sistem hukum, termasuk interpretasiyang beragam terhadap teks-teks agama, ketidaksetaraan aksesterhadap keadilan, kurangnya kesadaran masyarakat tentanghak-hak anak dan dampak - dampak yang timbul.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Padukuhan Konteng Kalurahan Sumberadi Kabupaten Sleman Frilia Lili Rahmawati; Namira Nasywa Ramadhina; Zahrani Puspita Dewi; Khalisa Ramadhani Prayogo; Angger Bagus Prasetiyo; Unggul Pamekas; Laurentius Oktavius; Ahmad Zidan Al Arif
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1135

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dilaksanakan di Padukuhan Konteng, Kelurahan Sumberadi, Kabupaten Sleman, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keyakinan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat untuk menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan edukatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pembagian bibit TOGA berupa jahe merah, kencur, kumis kucing, dan sereh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat pada seluruh indikator yang diukur setelah mengikuti sosialisasi. Rata-rata skor total peserta meningkat dari 39,60 pada pre-test menjadi 43,52 pada post-test, dengan seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan tinggi setelah kegiatan. Sebanyak 72% responden mengalami peningkatan skor individu, yang menunjukkan bahwa program edukasi dan pemberian bibit TOGA efektif dalam mendorong masyarakat untuk membudidayakan serta memanfaatkan tanaman obat keluarga secara mandiri. Kegiatan ini dapat mendukung pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga secara berkelanjutan.