Muhammad Ilham Prayogo
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Strategi Komunikasi dan Pemasaran Digital dalam Keputusan Pembelian di E-Commerce Shopee Muhammad Ilham Prayogo; Ilham Hilwa Zulfikar; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh e-commerce Shopee dalam menarik minat beli konsumen, dengan menekankan pada kombinasi pendekatan rasional dan emosional. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana elemen-elemen komunikasi pemasaran seperti periklanan digital, promosi penjualan, endorsement oleh influencer, interaksi media sosial, serta daya tarik emosional (seperti pesan yang menyentuh, humor, dan kedekatan personal) memengaruhi keputusan pembelian pengguna Shopee. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna aktif Shopee di Indonesia. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Secara parsial, pendekatan emosional melalui konten yang menyentuh sisi psikologis konsumen—seperti promo bertema hari besar, narasi inspiratif, dan citra keakraban—terbukti memiliki pengaruh kuat, terutama dalam meningkatkan loyalitas dan minat beli ulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran digital di e-commerce tidak hanya ditentukan oleh kekuatan logika promosi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan ikatan emosional dengan konsumen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku bisnis digital untuk merancang strategi komunikasi pemasaran yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan psikologis konsumen.