Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Politik Islam Qonita Fathin Suhaila; Wafiq Azizah Rangkuti; Nurul Izzati; Marzuki Manurung
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.1312

Abstract

The history of thought in the field of Islamic sources of teachings, including the Qur'an, Hadith, Ijma', and Qiyas, plays an important role in the development of Islamic law and thought throughout time. Along with social, political, and economic changes, the relevance of these sources of teachings in fascing the challenges of the times is increasingly important to understand. This study aims to examine the contribution of the history of thought in developing the Islamic legal system and responding to the challenges of the modern era. The method used in this study is a qualitative approach with a library research type, which relies on literature studies from various primary and secondary sources. The results of the study show that the process of tanzilul Al-Qur'an and codification of Hadith in a historical perspective shows how the revelation of the Qur'an was revealed systematically and how the Hadith was collected to maintain the authenticity of the sources of Islamic teachings, so that it becomes the main guideline in determining Islamic law. In dealing with legal problems that are not explicitly explained in the basic texts, scholars then developed the Ijma' and Qiyas methods as ijtihad methods to find contextual legal solutions.
MEMBANGUN FONDASI AKIDAH MELALUI PENDIDIKAN TAUHID DALAM QS. LUQMAN AYAT 13: KAJIAN TAFSIR TEMATIK Fauziah Amna Sipahutar; Nazwa Nadia; Nurul Izzati; M. Ridho Baihaqi; Fauziah Nur Ariza
Jurnal Syaikh Mudo Madlawan: Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Syaikh Mudo Madlawan
Publisher : LPPM IAI Dar Aswaja Rokan Hilir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas mengenai konsep Tauhid sebagai landasan utama dalam membangun iman Islam melalui interpretasi tematik ayat 13 Surah Al-QS. Luqman. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah melemahnya pemahaman tentang monoteisme yang berdampak pada kemerosotan iman dan akhlak, terutama pada generasi kontemporer yang menghadapi tantangan modernitas seperti materialisme, hedonisme, dan ketergantungan berlebihan pada teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan riset kepustakaan, dengan sumber data utama berupa Al-Qur'an dan kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, seperti Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Fi'il al-Qur'an karya Sayyid Qutb, dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, serta literatur pendukung di bidang iman dan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analitis dengan pendekatan interpretasi tematik untuk mengidentifikasi dan mensintesis makna tauhid, larangan syirik, dan nilai-nilai pendidikan iman dalam Surah Al-Hakim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa monoteisme dalam ayat ini berfungsi bukan hanya sebagai keyakinan teologis, tetapi juga sebagai prinsip keadilan, kesadaran etika, dan landasan bagi perkembangan moral dan intelektual manusia. Larangan politeisme dipahami sebagai upaya untuk menjaga kemurnian iman dan integritas moral. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan tauhid yang ditanamkan dengan kebijaksanaan dan dialog, sebagaimana dicontohkan oleh Surah Al-Hakim, merupakan strategi fundamental dalam membangun landasan iman yang kokoh dan relevan dengan tantangan zaman.