Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inkubator bisnis dalam meningkatkan kapasitas wirausaha pemula di sektor ekonomi kreatif, dengan fokus pada komunitas Kampung Kreatif di Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha, pengelola inkubator, serta tokoh komunitas lokal. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan pendekatan Braun dan Clarke (2019), yang mencakup tahap familiarisasi data hingga pelaporan hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkubator bisnis berperan penting dalam mendorong pertumbuhan kapasitas wirausaha pemula melalui pelatihan teknis, pendampingan intensif, dan fasilitasi jejaring usaha. Wirausaha yang terlibat mengalami peningkatan dalam literasi digital, manajemen keuangan, serta kemampuan beradaptasi dengan pasar. Selain itu, inkubator juga membantu membentuk pola pikir kewirausahaan dan memperkuat motivasi pelaku usaha untuk berkembang secara berkelanjutan.Namun, implementasi program inkubasi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi peserta, serta kurangnya dukungan struktural dari pemerintah dan mitra. Oleh karena itu, dibutuhkan model inkubasi yang lebih responsif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan inkubator berbasis komunitas yang adaptif terhadap konteks sosial dan ekonomi wirausaha pemula di kawasan urban pinggiran. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan dan strategi pemberdayaan ekonomi kreatif lokal yang lebih efektif.Kata kunci : Inkubator Bisnis, Wirausaha, Sektor Ekonomi Kreatif