Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan pencarian pengalaman yang bermakna telah mendorong pertumbuhan pariwisata wellness sebagai salah satu segmen yang berkembang pesat dalam industri pariwisata global. Dalam perkembangannya, wellness tourism tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga terintegrasi dengan aspek spiritualitas yang memberikan pengalaman transformasional bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik dan potensi pengembangan pariwisata wellness spiritual berbasis kearifan lokal di Ubud, Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai studi pendahuluan untuk memahami integrasi antara wellness dan spiritualitas dalam konteks pariwisata budaya. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara semi-terstruktur dengan informan terpilih yang terdiri atas praktisi wellness dan pelaku pariwisata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata wellness spiritual di Ubud memiliki karakteristik pengalaman yang bersifat holistik dengan mengintegrasikan aspek fisik, mental, dan spiritual. Aktivitas utama yang ditemukan meliputi yoga retreat, meditasi, spa tradisional Bali, serta berbagai praktik healing berbasis nilai budaya lokal. Kearifan lokal berperan penting dalam membentuk autentisitas pengalaman wisata melalui tradisi, ritual, dan sistem kepercayaan masyarakat. Selain itu, integrasi antara wellness dan spiritualitas memperkuat posisi Ubud sebagai destinasi wisata budaya yang unik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pariwisata wellness spiritual melalui integrasi aspek wellness, spiritualitas, dan kearifan lokal dalam kerangka pariwisata budaya berbasis destinasi. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi pemangku kepentingan dalam merancang strategi pengembangan pariwisata wellness spiritual yang berkelanjutan dan berbasis budaya lokal.