Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Perlakuan IAA: Dampak Variasi Konsentrasi dan Durasi Perendaman Terhadap Keberhasilan Stek Jambu Biji Lambok Simatupang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi dan durasi perendaman Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Indole Acetic Acid (IAA) terhadap keberhasilan stek jambu biji (Psidium guajava L.). Jambu biji merupakan tanaman buah tropis yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan tinggi, namun perbanyakan secara vegetatif seperti stek sering terkendala oleh pertumbuhan akar yang kurang optimal. Penggunaan ZPT IAA diharapkan dapat merangsang pembentukan akar dan meningkatkan keberhasilan stek. Penelitian ini menggunakan berbagai konsentrasi IAA dan lama perendaman untuk menguji pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan stek jambu biji. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah bagi petani dan pihak terkait mengenai teknik perbanyakan jambu biji yang lebih efektif. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan budidaya jambu biji di Indonesia, khususnya di wilayah Tapanuli Utara.
Disaster Mitigation Management to Reduce Social, Economic, and Health Risks and to Strengthen Community Resilience in Sibalanga Village, North Tapanuli Regency, North Sumatera Rosalinda Septiani Sitompul; Holmes Rajagukguk; Juandi Nababan; Lambok Simatupang; Dinaria Simamora; Ferdinan Sunarto Silaban; Resipa I. Siburian; Sopar Fidelis Simanullang
Unram Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v7i1.1571

Abstract

Sibalanga Village in Adiankoting District, North Tapanuli Regency, was among the areas most severely affected by a series of floods and landslides in late November 2025, which damaged settlements, agricultural land, and basic infrastructure while disrupting local economic activities. Most residents rely on cocoa, petai, and durian as their main commodities; therefore, plantation damage and post-disaster distribution disruptions significantly reduced household income and increased socio-economic and health vulnerabilities. This community engagement program, conducted under the Program Mahasiswa Berdampak, aimed to implement community-based disaster mitigation to reduce social, economic, and health risks while strengthening community resilience. A participatory approach was employed through environmental clean-up activities, tree planting, production of solid organic fertilizer, children’s trauma healing, cocoa processing training under the “TapaRes Kakao (Tapanuli Cocoa Resilience)” initiative, and the provision of appropriate technology tools to local partners, including LDPH and the PKK of Sibalanga Village. The program improved community understanding of flood and landslide mitigation, encouraged small-scale cocoa processing initiatives, strengthened local institutional networks, and fostered social recovery and resilience after the disaster. These findings indicate that integrating disaster mitigation, environmental management, and cocoa-based agro-industry innovation can serve as a model for empowering disaster-prone rural communities while supporting the achievement of SDG 8 and SDG 12.