Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Sains dan Islam dalam Kurikulum Madrasah Aldi Prasetiyo; Moh. Imam Wahyudi; Ainur Rofiq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas integrasi antara ilmu sains dan nilai-nilai Islam dalam kurikulum madrasah, mengingat masih kuatnya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam praktik pendidikan di madrasah. Pemisahan ini berdampak pada cara pandang siswa yang melihat sains sebagai ilmu duniawi tanpa nilai spiritual, serta ilmu agama sebagai wacana ibadah yang terpisah dari realitas ilmiah. Padahal, dalam tradisi Islam klasik, integrasi antara wahyu dan akal merupakan fondasi epistemologis yang penting. Melalui studi kasus di MA Al Amiriyyah, penelitian ini mengeksplorasi pendekatan kurikuler-konseptual yang aplikatif untuk menjembatani kesenjangan antara idealitas integrasi dan realitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang menempatkan sains sebagai manifestasi keagungan Allah dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Integrasi nilai-nilai tauhid dalam pembelajaran sains serta relevansi kontekstual antara Al-Qur’an dan temuan ilmiah modern terbukti meningkatkan minat belajar dan memperkuat karakter religius siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum terpadu berbasis tauhid dan pelatihan sistematis bagi guru sebagai langkah strategis untuk membangun pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan zaman
Quality as Ideology: Criticism of Instrumental Rationality in Internal Quality Assurance at School Moh. Imam Wahyudi; Siti Aimah
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1787

Abstract

This study aims to examine internal quality assurance as an ideology constructed through instrumental rationality and to analyze its implications for educational management, pedagogical practices, and student learning experiences. Employing a qualitative approach within an interpretive paradigm, this study explores how quality assurance is socially constructed and enacted in school management. Data were collected through in-depth interviews with school leaders, teachers, and administrative staff, participatory observations, and document analysis. The data were analyzed thematically to identify patterns related to managerial rationality, quality discourse, and pedagogical consequences. Trustworthiness was ensured through source and method triangulation, informant verification, and contextual interpretation. The findings reveal that internal quality assurance is predominantly framed as an administrative and symbolic mechanism to achieve institutional legitimacy. Quality management practices emphasize documentation, reporting, and quantitative indicators, while pedagogical depth and student learning experiences receive less attention. This technocratic orientation constrains teacher autonomy, limits pedagogical innovation, and creates tensions between managerial accountability and instructional responsiveness. The study highlights the need to reform quality assurance systems in educational management by balancing administrative compliance with pedagogical development, empowering teachers, and repositioning student learning experiences as the core objective of quality improvement.