Program SMADA BANGKIT merupakan kegiatan kokurikuler untuk sarana pengembangan potensi peserta didik serta membantu mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi, TNI/Polri/Kedinasan ataupun berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi Program SMADA BANGKIT; (2) menganalisis kendala pada implementasi program dan; (3) solusi dalam mengatasi kendala pada Program SMADA BANGKIT. Teori yang digunakan yakni teori konvergensi perkembangan manusia dari William Stern, mencakup interaksi antara pembawaan dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Bimbingan Konseling, ketua program, ketua sub-program serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program SMADA BANGKIT dirancang melalui tahapan perencaaan, pelaksaan secara terjadwal dan disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik ditunjang fasilitas sekolah serta evaluasi tahunan. Program ini memberikan manfaat dalam pengembangan potensi peserta didik melalui lingkungan belajar yang mendukung. Terdapat kendala yang dihadapi meliputi anggaran yang berpengaruh pada sarana dan prasarana, perpindahan tugas ibu guru, SDM dan situasi kondisi. Solusi dalam mengatasi kendala dengan meminta dukungan dari beberapa pihak dan komite sekolah, pembiasaan perilaku disiplin, bertanggung jawab, konsisten, mempertimbangkan tindak lanjut dari suatu bidang program dan penyesuaian terhadap model pembelajaran. Saran kepada pihak sekolah adalah lebih mengembangkan potensi utamanya di entrepreneur dengan mendorong mengikuti bazar di luar sekolah dan mendata lulusan secara lengkap