Ulfa Hasanah
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Mellius Dengan Masalah Keerawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Di Ruangan Kenanga I RSUD Arifin Achmad Uci Widya Ningrum; Sri Yanti; Dendy Kharisna; Ulfa Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1947

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik kronis yang sering disertai komplikasi seperti hiperglikemia, neuropati, dan perfusi perifer tidak efektif. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah perifer adalah Buerger Allen Exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan berbasis Evidence Based Practice (EBP) melalui latihan Buerger Allen Exercise pada pasien DM dengan masalah perfusi perifer tidak efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua pasien di Ruang Kenanga I RSUD Arifin Achmad. Intervensi dilakukan selama empat hari dengan frekuensi satu kali per hari, masing-masing selama 15 menit. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nilai indeks Ankle Brachial Index (ABI) dari 0,8 menjadi 1,0 pada pasien pertama dan dari 0,7 menjadi 0,9 pada pasien kedua. Selain itu, terjadi penurunan skala nyeri, peningkatan sensitivitas kaki, dan akral menjadi hangat setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa Buerger Allen Exercise efektif dalam memperbaiki aliran darah ke ekstremitas bawah dan mengurangi gejala neuropati perifer. Intervensi ini dapat dijadikan rujukan klinis untuk perawat dalam menangani masalah perfusi perifer pada pasien DM dengan pendekatan yang aman dan mudah dilakukan secara mandiri.
Penerapan Diafragma Breathing Exercise Pada Keluarga Dengan Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan Keluarga Di Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung Tengku Manawa Shalwa; Wardah Wardah; Bayu Azhar; Ulfa Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7164

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit tidak menular yang bersifat kronis dan memerlukan pengelolaan jangka panjang, tidak hanya oleh penderita tetapi juga oleh keluarga. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga dapat memperburuk kondisi asma akibat kurangnya pengetahuan, keterampilan, dan keterlibatan keluarga dalam perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah Diaphragmatic Breathing Exercise (DBE) yang bertujuan meningkatkan efisiensi pernapasan dan mengurangi sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan DBE pada keluarga dengan ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga dalam menangani penderita asma di Desa Pancuran Gading, Kecamatan Tapung. Metode yang digunakan adalah Evidence Based Practice Nursing dengan pendekatan deskriptif melalui pretest dan posttest. Subjek penelitian terdiri dari tiga keluarga dengan anggota penderita asma dewasa hingga lansia. Intervensi DBE diberikan selama enam hari dengan durasi 10–15 menit setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, penurunan skor Borg, serta peningkatan signifikan pada manajemen kesehatan keluarga berdasarkan indikator SLKI. Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan keluarga dalam meningkatkan kemampuan keluarga mengelola asma secara mandiri di rumah.