Matoeari Soelistijaningroem
Politeknik TEDC Bandung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penggunaan Fitur Keamanan Dan Privasi Data Dalam Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) Di RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat Rafif Hanan Prastawa; Rizqy Dimas Monica; Matoeari Soelistijaningroem
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2040

Abstract

Keamanan sistem informasi rekam medis tercantum dalam Permenkes No.24 Tahun 2022,terdapat 3 pasal yang menjelaskan keamanan rekam medis elektronik ialah dari Pasal 29 hingga Pasal 31. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana prinsip-prinsip keamanan informasi diterapkan dalam sistem RME di RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Sasaran subjek penelitian yaitu 13 orang petugas Rekam Medis RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat, dengan objek penelitiannya adalah keamanan dan privasi dalam RME. Penelitian dilakukan di Instalasi rekam medis RSUD Al Ihsan pada bulan Juni 2025. Implementasi RME di RSUD Al-Ihsan sangat positif dan memberikan berbagai keuntungan dalam meningkatkan efisiensi operasional serta layanan kepada pasien. Keamanan data rekam medis harus mengacu pada CIA TRIAD yaitu confidentiality yaitu memastikan bahwa informasi pasien hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang; integrity mengacu pada menjaga keakuratan dan kelengkapan informasi sehingga data tidak boleh diubah atau dihapus; avaibility memastikan bahwa informasi rekam medis harus tersedia. Efektivitas RME bisa ditingkatkan melalui pendekatan berbasis pengguna, integrasi teknologi, keamanan yang kuat, serta komitmen manajerial untuk terus berinovasi dan menyesuaikan dengan regulasi.
Analisis Faktor Ketidaklengkapan Rekam Medis Elektronik Pasien Bedah Ruang Rawat Inap Guna Menunjang Kualitas Pelayanan Di RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat Anggi Susanti; Yeti Suryati; Matoeari Soelistijaningroem
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2737

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan elemen penting dalam menjamin mutu pelayanan rumah sakit, terutama pada pasien bedah rawat inap yang membutuhkan dokumentasi medis secara lengkap, sistematis, dan tepat waktu. Namun, di RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat, masih ditemukan ketidaklengkapan pengisian RME yang dapat berdampak pada kesinambungan pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian RME pasien bedah rawat inap guna menunjang kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan terkait, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan tertinggi terdapat pada formulir resume medis sebesar 99%, diikuti ringkasan masuk dan keluar (84%), asesmen awal dokter (55%), informed consent (28%), dan terendah pada formulir DPJP (18%). Adapun faktor-faktor yang memengaruhi ketidaklengkapan tersebut adalah over kapasitas pasien yang meningkatkan beban kerja tenaga kesehatan, kurangnya komunikasi dan koordinasi antar pemberi pelayanan, serta gangguan jaringan internet yang menghambat pengisian RME. Kesimpulannya, ketidaklengkapan pengisian RME disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, sehingga diperlukan strategi perbaikan melalui edukasi, monitoring dan evaluasi, serta peningkatan kualitas SDM dan sistem informasi rumah sakit.
Analisis Kesesuaian Kodifikasi Penyakit Guna Menunjang Kualitas Pengklaiman BPJS Pasien Rawat Jalan RSUD Welas Asih Pemprov Jawa Barat Rassel Neirawathy Sujadi; Yeti Suryati; Matoeari Soelistijaningroem
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3397

Abstract

Kesesuaian kodifikasi merupakan salah faktor penting dalam menunjang kualitas pengklaiman BPJS, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kodifikasi penyakit pada pasien BPJS rawat jalan di RSUD Welas Asih serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan kodifikasi dalam mendukung kualitas pengajuan klaim ke BPJS Kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap koder dan verifikator BPJS serta observasi data pending klaim yang disebabkan oleh kodifikasi tidak sesuai periode Oktober – November 2024. Hasil menunjukan presentase kesesuaian kodifikasi penyakit pasien BPJS sudah baik tiap bulannya di angka 95% dan ketidaksesuain kodifikasi penyakit berada di angka yang rendah yaitu 5%. Waalupun ketidaksesuaian kodifikasi penyakit berada di angka yang rendah akan tetapi hal tersebut sangat berdampak pada pengklaiman sehingga rumah sakit akan merugi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuaian antara lain adalah keterbatasan pemahaman koder terhadap regulasi dan pedoman pengkodean terbaru, kurangnya penguasaan terhadap terminologi medis, serta lemahnya komunikasi antara koder dan tenaga medis lain. Untuk mengatasi hal tersebut, RSUD Welas Asih telah melakukan berbagai upaya seperti telaah ulang rekam medis, koordinasi antarprofesi, pengembangan catatan internal referensi kode diagnosis, serta peningkatan kompetensi koder melalui pelatihan.
Tinjauan Kepuasan Pengguna Rekam Medis Elektronik Pada Pelayanan Rawat Jalan Di RSUD Welas Asih Pemprov Jawa Barat Rezka Nandisya Gusman; Yeti Suryati; Matoeari Soelistijaningroem
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3530

Abstract

Kepuasan pengguna rekam medis menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kualitas pelayanan rumah sakit, Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kepuasan pengguna terhadap Rekam Medis Elektronik (RME) pada pelayanan rawat jalan di RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi terhadap 10 petugas dan wawancara mendalam dengan staff RM dan kepala rekam medis bagian pendaftaran rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan pelayanan mulai dari penerimaan pasien, verifikasi data, input data pasien baru, registrasi kunjungan, hingga pembuatan SEP telah dilaksanakan secara konsisten dengan hasil penelitian internal mencapai 100%. RME dinilai user-friendly, mempercepat proses pendaftaran dengan waktu input rata-rata di bawah dua menit, serta meningkatkan akurasi data. Hambatan utama berasal dari faktor eksternal, yaitu gangguan jaringan terhadap sistem BPJS. kepuasan pengguna tercatat tinggi (93–94%), yang menegaskan bahwa implementasi RME mampu meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan. Upaya yang harus di lakukan dengan mengoptimalkan peningkatan stabilitas jaringan, pelatihan berkelanjutan, serta pengembangan kebijakan inklusif bagi pasien prioritas seperti lansia, anak-anak, ibu menyusui, dan penyandang disabilitas.