Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Rekam Medis Elektronik (Rme) Terhadap Efisiensi Kerja Tenaga Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Rosmita; Rizki Samur; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2165

Abstract

Penerapan teknologi informasi dalam dunia kesehatan telah berkembang pesat, salah satunya melalui penggunaan aplikasi Rekam Medis Elektronik (RME). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi RME terhadap efisiensi kerja tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam kurun waktu 2018–2024. Sumber data diperoleh melalui pencarian di database seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kata kunci yang sesuai. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan RME dapat meningkatkan efisiensi kerja tenaga kesehatan, antara lain dengan mempercepat pencatatan data, mengurangi duplikasi informasi, serta meningkatkan akurasi dan aksesibilitas data pasien. Selain itu, RME juga membantu dalam pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat dan tepat. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi RME, seperti kurangnya pelatihan, kendala teknis, dan resistensi dari tenaga kesehatan yang belum terbiasa menggunakan sistem digital. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan penuh dari manajemen, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan infrastruktur teknologi untuk memastikan penerapan RME berjalan optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa RME memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi kerja di FKTP, dengan syarat implementasi dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
(Literature Review) Penetapan dan Pemanfaatan Big Data Dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat Rosmita Rosmita; Rizki Samur; Vidia Putri Maharani; Muhammad Fahri; Budi Harton; Alfani Ghutsa Daud
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2371

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan big data dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Metolelogi dalam penelitian ini dengan pendekatan literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 21,7% kebijakan kesehatan yang berbasis big data, menandakan masih rendahnya integrasi data besar dalam proses pengambilan keputusan. Padahal, penerapan big data, terutama bila dikombinasikan dengan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Machine Learning, memiliki potensi besar dalam menghadapi tantangan triple burden disease: penyakit menular, tidak menular, dan penyakit yang muncul kembali. Big data terbukti berperan penting dalam peningkatan efisiensi layanan kesehatan, seperti deteksi penyakit, alokasi sumber daya, manajemen pasien, dan pengambilan keputusan berbasis data. Studi ini juga mengungkap peran signifikan big data dalam penanganan pandemi COVID-19, termasuk pemantauan penyebaran virus secara real-time dan pengembangan vaksin. Analisis sentimen masyarakat di Twitter selama pandemi menunjukkan mayoritas bersifat netral, namun sentimen negatif yang cukup tinggi (lebih dari 20%) mengindikasikan ketidakpuasan terhadap layanan kesehatan. Metode klasifikasi sentimen menggunakan K-Nearest Neighbors (K-NN) dengan TF-IDF menunjukkan efektivitas dengan akurasi mencapai 76,19%. Transformasi digital turut mendorong inovasi layanan seperti telemedicine, aplikasi mobile, wearable device, serta peningkatan efisiensi operasional layanan kesehatan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi big data dan teknologi digital dalam membangun sistem kesehatan yang responsif, efisien, dan berbasis data.