Endam Apulina Br Sembiring
Universitas Andalas Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pola Konsumsi Makanan Ultra-Proses terhadap Risiko Obesitas pada Anak Sekolah Dasar Indah Astuti Pratiwi; Endam Apulina Br Sembiring; Devin Mahendika; Fitriani. K; Nurul Aisyiyah Puspitarini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2519

Abstract

Obesitas pada anak sekolah dasar semakin meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor risiko yang mendapat perhatian adalah konsumsi makanan ultra-proses (ultra-processed foods/UPFs), seperti makanan cepat saji, minuman manis kemasan, dan camilan tinggi gula-garam-lemak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola konsumsi makanan ultra-proses terhadap risiko obesitas pada anak sekolah dasar.Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 120 siswa kelas 4–6 di tiga SD di Kota X. Data dikumpulkan melalui food frequency questionnaire (FFQ), pengukuran indeks massa tubuh (IMT), dan wawancara orang tua terkait kebiasaan makan anak. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Sebanyak 48,3% anak mengonsumsi makanan ultra-proses ≥4 kali/minggu, dan 21,7% dikategorikan obesitas. Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi UPFs tinggi dengan obesitas (p=0,003). Anak yang mengonsumsi UPFs ≥4 kali/minggu memiliki risiko obesitas 3,2 kali lebih tinggi (OR=3,21; 95% CI=1,54–6,70). Pola konsumsi makanan ultra-proses berpengaruh signifikan terhadap risiko obesitas pada anak sekolah dasar. Diperlukan edukasi gizi kepada orang tua dan sekolah untuk mengurangi konsumsi UPFs dan mendorong pola makan sehat.