Devi Nur Fitriana
Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kepala Puskesmas dan Dampaknya terhadap Disiplin Kerja di Puskesmas Kota Rantauprapat Nur Indah Nasution; Nailatun Nadrah; Putri Ramadani; Devi Nur Fitriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala Puskesmas terhadap disiplin kerja pegawai di Puskesmas Kota Rantauprapat. Disiplin kerja merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja organisasi, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan yang menuntut ketepatan, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap standar prosedur operasional (SOP). Tiga gaya kepemimpinan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah gaya otoriter, demokratis, dan laissez-faire. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 responden pegawai di berbagai unit kerja di Puskesmas Rantauprapat. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap disiplin kerja pegawai (p < 0.05). Sementara itu, gaya otoriter menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, dan gaya laissez-faire memiliki korelasi negatif terhadap disiplin kerja. Interpretasi hasil menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan dan memberikan ruang komunikasi dua arah mampu meningkatkan motivasi dan rasa tanggung jawab pegawai, sehingga berdampak positif terhadap kedisiplinan kerja. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya pelatihan kepemimpinan bagi kepala Puskesmas untuk mengembangkan pendekatan yang lebih partisipatif dan memberdayakan, guna meningkatkan efektivitas organisasi dan kualitas pelayanan publik.