Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Paparan Polusi Udara terhadap Kejadian Penyakit Pernapasan pada Pekerja Sektor Informal Tri Wahyuni; Maya Masrikat Diana Claartje; Abdul Rivai Saleh Dunggio; Muslimin B; Risa Bernadip Umar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2690

Abstract

Paparan polusi udara merupakan masalah kesehatan global yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kasus penyakit pernapasan, khususnya pada kelompok pekerja sektor informal yang memiliki tingkat perlindungan kerja rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan polusi udara dengan kejadian penyakit pernapasan pada pekerja sektor informal di wilayah perkotaan padat lalu lintas. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan sampel 120 pekerja sektor informal (pedagang kaki lima, tukang ojek, sopir angkutan kota) yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan pemeriksaan kesehatan dasar, termasuk spirometri dan pengukuran kualitas udara (PM2.5, PM10, NO₂). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,3% responden mengalami gangguan pernapasan ringan hingga sedang, dan terdapat hubungan signifikan antara tingkat paparan polusi udara dengan kejadian penyakit pernapasan (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi kesehatan kerja, regulasi lingkungan, serta penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi dampak buruk polusi udara pada pekerja sektor informal.
Skrining Dini Penyakit Paru-Paru Dengan Pemeriksaan Spirometri Pada Masyarakat Tri Wahyuni; Taslim Taslim; Rezqiqah Aulia Rahmat; Rahmat Pannyiwi; Nurhaedah Nurhaedah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1024

Abstract

Lung disease is a leading cause of morbidity and mortality in the community, particularly chronic obstructive pulmonary disease (COPD), asthma, and lung disorders caused by exposure to air pollution and smoking. Most lung diseases develop slowly and often go undetected in the early stages because symptoms are still mild. Early screening through spirometry is a simple, non-invasive, and effective method for detecting impaired lung function early. This Community Service activity aims to conduct early screening for lung disease through spirometry and raise public awareness of the importance of lung health. Implementation methods include lung health education, spirometry examinations, interpretation of results, and health counseling. The activity results showed the detection of impaired lung function in some participants and increased public knowledge and awareness about early detection of lung disease. Spirometry screening is expected to be a preventive measure in reducing the burden of lung disease in the community.
Promosi Kesehatan tentang Tuberkulosis Paru pada Kelompok Usia Produktif Tri Wahyuni; Djunaedi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem, particularly among the productive age group. Low public knowledge and awareness regarding the prevention and treatment of TB can increase the risk of transmission and treatment failure. This community service activity aims to improve the knowledge and attitudes of the productive age group regarding TB through health promotion activities using outreach and brochures. Implementation methods included health education, interactive discussions, brochure distribution, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge and positive attitudes regarding TB prevention, transmission, and adherence to treatment. This activity is expected to contribute to efforts to control TB in the community. Keywords: Community Service, Pulmonary Tuberculosis, Health Promotion, Productive Age Abstrak Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok usia produktif. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengobatan TB paru dapat meningkatkan risiko penularan dan kegagalan pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap kelompok usia produktif tentang Tuberkulosis paru melalui kegiatan promosi kesehatan menggunakan penyuluhan dan media brosur. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, pembagian brosur, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dansikap positif peserta terkait pencegahan, penularan, dan kepatuhan pengobatan TB paru. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pengendalian Tuberkulosis paru di masyarakat. Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Tuberkulosis Paru, Promosi Kesehatan, Usia Produktif