Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan publik berbasis online melalui aplikasi Bookcabin oleh PT Lion Air Group di Bandara Djalaludin Gorontalo. Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah proses check-in penumpang secara mandiri dan efisien, sejalan dengan perkembangan teknologi digital dalam sektor pelayanan publik. Fokus utama penelitian terletak pada tiga aspek utama dalam implementasi kebijakan, yaitu disposisi, komunikasi, dan sumber daya, sebagaimana dikaji dalam teori implementasi kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan penumpang dan staf bandara, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi Bookcabin telah tersedia dan diupayakan penggunaannya, tingkat adopsi masih rendah. Faktor disposisi menunjukkan bahwa sebagian penumpang belum memahami cara menggunakan aplikasi, masih terikat pada kebiasaan lama, serta terdapat kendala bahasa. Dari aspek sumber daya, masih ditemukan keterbatasan dalam dukungan staf terhadap penumpang yang mengalami kesulitan teknis. Sedangkan dari sisi komunikasi, sosialisasi aplikasi belum sepenuhnya efektif, di mana penumpang merasa kurang mendapat informasi yang jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini merekomendasikan agar Lion Air meningkatkan efektivitas implementasi aplikasi Bookcabin melalui sosialisasi yang intensif dan multikanal, pelatihan staf untuk layanan bantuan langsung, serta penyediaan panduan visual yang sederhana. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan layanan dan memperluas jangkauan penggunaan aplikasi digital dalam sistem pelayanan transportasi udara.